Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KNEKS Perkenalkan Ekosistem Ekonomi Syariah di Harvard

KNEKS memaparkan model ekonomi syariah Indonesia di Harvard University, menekankan kontribusi sektor halal terhadap PDB hingga 26,07 persen pada kuartal I 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 23.11 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
KNEKS Perkenalkan Ekosistem Ekonomi Syariah di Harvard📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menghadirkan gambaran komprehensif mengenai ekonomi dan keuangan syariah Indonesia dalam forum internasional di Harvard University. Pemaparan yang digelar dengan tema *Introduction to Islamic Economy and Finance: Concepts, Ecosystem, and Indonesia's Experience* menjadi wadah penting untuk memperkenalkan model ekonomi berbasis prinsip syariah yang telah berkembang secara sistemik di Tanah Air.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, memaparkan bahwa ekonomi syariah di Indonesia tidak terbatas pada sektor keuangan semata, melainkan meluas ke sektor riil yang mengedepankan keadilan, keseimbangan, kemaslahatan, dan keberlanjutan. Pendekatan holistik ini menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan.

Salah satu pilar utama yang menjadi kekuatan ekonomi syariah nasional adalah Halal Value Chain (HVC). Pada kuartal pertama tahun 2026, sektor ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 26,07 persen, setara dengan Rp1.613 triliun. Pertumbuhan tahunan mencapai 6,8 persen, menunjukkan daya tahan dan potensi ekspansi yang kuat.

Pertumbuhan ini didorong oleh sejumlah sektor strategis seperti pertanian, makanan dan minuman halal, fesyen, serta pariwisata halal. KNEKS berperan sebagai koordinator utama dalam memperkuat ekosistem ini, memastikan konsistensi standar, sinergi antar pemangku kepentingan, serta pengembangan infrastruktur pendukung. Tujuannya adalah memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin ekonomi syariah global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya