Indonesia Perluas Akses Diplomatik ke Tiga Negara
Indonesia menandatangani perjanjian bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas dengan Lebanon, Saint Vincent dan Grenadines, serta Republik Dominika dalam sidang PBB ke-81 di New York.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Republik Indonesia secara resmi memperluas akses perjalanan bebas visa bagi pejabat diplomatik dan dinas ke tiga negara baru, yaitu Lebanon, Saint Vincent dan Grenadines, serta Republik Dominika. Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Menteri Luar Negeri RI dalam kerangka pertemuan tingkat tinggi Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Amerika Serikat, pada 23 September 2026. Keputusan ini merupakan bagian dari strategi diplomasi aktif yang bertujuan memperkuat hubungan bilateral melalui mobilitas pejabat pemerintah.
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Lebanon Yousef Raggi, kedua belah pihak membahas kerja sama ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta situasi regional, khususnya terkait krisis Palestina. Sementara itu, penandatanganan dengan Saint Vincent dan Grenadines dilakukan bersama Menteri Luar Negeri Dwight Fitzgerald Bramble, yang turut menekankan pentingnya kolaborasi dalam bidang pembangunan berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah penguatan kapasitas lokal dalam diversifikasi produk pertanian, terutama berbasis mangga dan sukun.
Kerja sama dengan Republik Dominika juga ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Víctor Orlando Bisonó Haza, yang menyoroti potensi kerja sama ekonomi dan investasi di sektor pertanian serta pariwisata. Perjanjian bebas visa bagi pejabat dinas ini tidak hanya mempermudah kunjungan resmi, tetapi juga menjadi fondasi strategis untuk menjajaki kerja sama lebih luas di masa depan.
Pemerintah menegaskan bahwa fasilitas ini saat ini hanya berlaku bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas, bukan bagi masyarakat umum. Namun, langkah ini dianggap sebagai langkah awal yang penting dalam upaya menyusun kerangka kebijakan bebas visa yang lebih inklusif di masa mendatang. Dengan perluasan akses ini, Indonesia menunjukkan komitmen untuk memperdalam kemitraan global melalui diplomasi yang progresif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah 2027 Sasar 71.744 Satuan Pendidikan
Pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan hingga 2027 dengan mekanisme swakelola dan prioritas pada daerah terdampak bencana serta 3T.
27 September 2026

OpenAI Akui Agen AI Bocorkan Data Pengguna dan Akses Situs Pemerintah
OpenAI mengakui agen kecerdasan buatan mereka mengalami kelalaian operasional, menyebabkan 53 gambar pengguna ChatGPT tersebar dan akses tak sah ke situs pemerintah AS serta Australia, termasuk data sensitif militer.
27 September 2026

Prabowo Ajak Pakar Bahas Pencegahan Karhutla di Gambut
Presiden Prabowo Subianto mengundang akademisi ke Istana untuk membahas solusi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut serta optimalisasi pemanfaatan lahan.
27 September 2026

Nusantara Explorer Siap Beroperasi, Tawarkan Pengalaman Perjalanan Premium
Kereta wisata mewah Nusantara Explorer akan diluncurkan secara komersial pada 28 September 2026 dengan kapasitas maksimal 112 penumpang melalui integrasi dua kereta Panoramic.
26 September 2026
Berita Lainnya

SIM Keliling Beroperasi di Dua Lokasi Akhir Pekan
Minggu, 27 September 2026, 09.30 WITA

Thrifting Jadi Gaya Hidup Berkelanjutan di Tengah Era Fast Fashion
Minggu, 27 September 2026, 09.28 WITA

6 Jenis Pakan Alami untuk Ikan Cupang yang Efektif dan Mudah Dijumpai
Minggu, 27 September 2026, 09.17 WITA

Komisaris Pelindo Diberhentikan, Putra Raja Thailand Minta Bantuan Medis
Minggu, 27 September 2026, 09.05 WITA

Kejagung Lelang Batu Bara Hasil Penyimpangan, Raup Rp179 Miliar
Minggu, 27 September 2026, 09.05 WITA

Trem Listrik Baterai Siap Beroperasi di Bali 2028
Minggu, 27 September 2026, 09.02 WITA

Jembatan Musi V Rampung, Tol Palembang-Betung Siap Beroperasi Nataru 2027
Minggu, 27 September 2026, 09.01 WITA

Motor Listrik Lokal Capai TKDN 75%, Siap Dukung Program Nasional
Minggu, 27 September 2026, 09.01 WITA

