Kejagung Diminta Konsisten Tangani Dugaan Korupsi Pertambangan Nikel
GERAK SULTRA menyerukan penegakan hukum yang adil dan konsisten terhadap dua perusahaan tambang nikel di Sulawesi Tenggara, menekankan bahwa pengembalian kerugian negara tidak menghapus dugaan tindak pidana.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 11.20 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
📷 MediaKendariKendari, ıNarasikita - Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sulawesi Tenggara (GERAK SULTRA) menyerukan perlakuan yang setara dalam penanganan dugaan pelanggaran tata kelola pertambangan nikel oleh Kejaksaan Agung. Pihaknya menyoroti dua kasus utama, yakni PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Kolaka dan PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) di Bombana, yang sama-sama berpotensi melibatkan kerugian negara dalam skala besar. Permintaan ini muncul sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat terhadap persepsi tebang pilih dalam penegakan hukum, terutama mengingat keterlibatan entitas yang dikaitkan dengan pihak-pihak berpengaruh.
PT CNI telah mengembalikan dana sebesar Rp401,6 miliar ke negara pada 28 Agustus 2026, yang disetorkan melalui rekening pemerintah di Bank Mandiri. Dana tersebut merupakan hasil dari proses penyidikan tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020. Meski demikian, penyidikan tetap berjalan, dengan Tim Jaksa Penyidik Jampidsus melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi dari lingkungan BUMN pada 9 September 2026. Saksi-saksi tersebut berasal dari Kendari dan Palu, dengan inisial DA, DS, H, dan A, yang diperiksa untuk melengkapi alat bukti dan penguatan berkas perkara.
Di sisi lain, PT TMS juga menjadi sorotan karena aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Pulau Kabaena, yang menyebabkan potensi kerugian negara mencapai Rp2,19 triliun atas luasan 224,96 hektare. Meski perusahaan telah mengembalikan sekitar Rp500 miliar melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Kejagung, GERAK SULTRA menekankan bahwa pemulihan dana bukan penghentian proses hukum. Pihaknya meminta agar penanganan kasus TMS tidak dipengaruhi oleh isu-isu politik atau kaitan personal, termasuk kaitan dengan keluarga Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dan Andi Nila Hapsari.
Ketua GERAK SULTRA, Wiwin Saputra, menegaskan bahwa prinsip hukum harus berlaku sama bagi semua pihak, tanpa terkecuali. Ia menyoroti pentingnya transparansi dan keterbukaan dari Kejagung terhadap status perkara PT TMS, terutama jika telah masuk dalam ranah penegakan hukum. Ia menekankan bahwa pengembalian uang tidak otomatis menghapus dugaan tindak pidana, dan setiap kasus harus diteliti secara objektif berdasarkan bukti yang ada. Konsistensi dalam penanganan kasus, menurutnya, menjadi kunci kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Kendari Ungguli Daerah Lain dalam Literasi Keuangan Anak
Kota Kendari dinobatkan sebagai kota terbaik dalam implementasi program KEJAR, menunjukkan keberhasilan dalam membangun literasi keuangan sejak usia dini melalui pendekatan berkelanjutan dan kolaboratif.
25 Oktober 2026
BPBD Sultra Siagakan 24 Jam Hadapi Bencana Musim Hujan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Tenggara siaga penuh selama musim hujan, siapkan mobil tangki dan layanan darurat 112 untuk respon cepat bencana.
25 Oktober 2026
Kapolresta Kendari Perkuat Kerukunan Melalui Kerja Sama dengan FKUB
Kapolresta Kendari bersinergi dengan FKUB untuk meningkatkan kerukunan umat beragama dan keamanan publik melalui dialog rutin dan program pencegahan konflik.
25 Oktober 2026

Polda Sultra Gelar Minggu Kasih di Galilea Baruga, Tekankan Sinergi dan Pencegahan Narkoba
Polda Sultra gelar Minggu Kasih di Gereja Galilea Baruga, fokus pada penguatan sinergi kepolisian-masyarakat dan imbauan pencegahan narkoba.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

