Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KNMP Dibangun di Dete dan Lamanggau, Wabup Wakatobi Soroti Peran Masyarakat

Wakil Bupati Wakatobi menyatakan kebanggaan atas pembangunan Kantor Desa dan Masyarakat Pedesaan di dua desa, menekankan pentingnya partisipasi aktif warga dalam pembangunan lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 23.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
KNMP Dibangun di Dete dan Lamanggau, Wabup Wakatobi Soroti Peran Masyarakat📷 Safia Wualo, Wakil Bupati Wakatobi (Wikimedia Commons)

Kendari, ıNarasikita - Pembangunan Kantor Desa dan Masyarakat Pedesaan (KNMP) di Desa Dete dan Desa Lamanggau kini menjadi sorotan utama bagi pemerintah daerah Wakatobi. Wakil Bupati setempat menyampaikan rasa bangga atas terealisasinya fasilitas publik yang dirancang untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan memperluas akses layanan masyarakat. Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat kerja aparatur desa, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi bagi warga dalam merancang kebijakan lokal.

Kedua lokasi tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan strategis, termasuk aksesibilitas dan potensi partisipasi masyarakat. Proyek ini dikerjakan dengan pendekatan partisipatif, di mana warga turut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Dengan demikian, KNMP menjadi simbol kebersamaan dalam membangun desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Keterlibatan langsung warga dalam setiap tahap pembangunan menjadi kunci keberhasilan proyek ini.

Wabup menekankan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar fisik, tetapi juga bagian dari upaya membangun kapasitas dan kesadaran kolektif masyarakat. Ia menyebut bahwa KNMP yang dibangun di dua desa tersebut merupakan bentuk konkret dari komitmen pemerintah untuk mendekatkan layanan pemerintahan kepada masyarakat pedesaan. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan terjadi peningkatan kualitas interaksi antara pemerintah desa dan warganya.

Tujuan utama pembangunan KNMP adalah menciptakan ruang yang inklusif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan yang melibatkan seluruh elemen desa, pemerintah ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan keberpihakan terhadap pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi lokasi pembangunan fisik, tetapi juga pusat kreativitas dan keberdayaan lokal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya