Komdigi Bantah Ada Pembatasan Konten Karhutla di Medsos
Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan tidak pernah meminta platform digital membatasi jangkauan konten terkait kebakaran hutan dan lahan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Komunikasi dan Digital secara tegas membantah isu yang beredar mengenai adanya pembatasan jangkauan konten atau shadowban terhadap unggahan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di media sosial. Pernyataan ini disampaikan menyusul sejumlah pengguna yang mengeluhkan penurunan signifikan dalam interaksi seperti view, like, dan komentar terhadap konten mereka yang membahas fenomena tersebut.
Direktur Pengendalian Ruang Digital dari Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Safriansyah Yanwar Rosyadi, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menginstruksikan platform digital untuk menurunkan atau membatasi konten yang berhubungan dengan karhutla. Ia menekankan bahwa setiap platform memiliki kebijakan dan algoritma sendiri dalam menentukan penyebaran konten, sehingga tidak mungkin terjadi intervensi langsung dari pemerintah dalam hal ini.
Menurut Safriansyah, dugaan adanya shadowban perlu dipertimbangkan secara objektif dan ditelusuri melalui data nyata serta konfirmasi langsung dari pihak platform. Ia menyarankan masyarakat untuk tidak langsung menyimpulkan adanya intervensi pemerintah tanpa bukti konkret. “Jika ada konten yang diduga tidak muncul atau terbatas jangkauannya, penyebabnya harus dicari berdasarkan fakta dan dikonfirmasi langsung ke operator platform,” ujarnya.
Isu ini memuncak setelah sejumlah tokoh publik dan influencer mengungkapkan pengalaman unik dalam penyebaran konten mereka. Salah satunya, seorang vlogger dengan 7,4 juta pengikut di Instagram melaporkan penurunan drastis jumlah views pada Instagram Stories-nya, dari biasanya mencapai satu juta menjadi hanya 85 ribu. Sementara itu, influencer lain menyatakan tidak mengalami hal serupa, bahkan menemukan strategi seperti penggunaan template “add yours” mampu meningkatkan jangkauan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

