Korsel Pertimbangkan Perluasan Misi Anti-Pembajakan ke Teluk Oman
Korea Selatan meninjau kemungkinan memperluas operasi unit Cheonghae hingga Teluk Oman demi menjaga keamanan pelayaran di kawasan Timur Tengah, menyusul tekanan AS dan meningkatnya ancaman pembajakan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 23.29 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 138x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Korea Selatan sedang menelaah opsi memperluas wilayah operasi unit anti-pembajakan Cheonghae hingga ke Teluk Oman, wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan Selat Hormuz. Langkah ini dipicu oleh peningkatan aktivitas pembajakan di Teluk Aden dan tekanan dari Amerika Serikat, khususnya menyusul pernyataan Presiden Donald Trump yang menekan Seoul agar lebih aktif dalam menjaga stabilitas keamanan regional terkait ketegangan dengan Iran.
Meski belum ada keputusan final, kementerian pertahanan menyatakan sedang mempertimbangkan permohonan perpanjangan masa tugas unit Cheonghae hingga 31 Desember 2026. Evaluasi ini juga mencakup kemungkinan pengiriman kapal fregat untuk memperkuat kapasitas operasional, meskipun rincian teknis belum diungkapkan. Perluasan wilayah operasi masih dalam tahap kajian, tanpa indikasi kepastian pelaksanaan.
Unit Cheonghae, yang telah beroperasi sejak 2009, saat ini terdiri dari satu kapal perusak berbobot 4.400 ton, helikopter maritim, tiga perahu karet berkecepatan tinggi, serta sekitar 300 personel. Misi utamanya adalah melindungi kapal-kapal internasional dari serangan perompak di wilayah Teluk Aden, yang kini menunjukkan tren peningkatan ancaman dibandingkan tahun sebelumnya.
Presiden Lee Jae Myung menegaskan bahwa Korea Selatan tidak akan mengirimkan kekuatan militer ke Timur Tengah secara sembarangan yang berpotensi menarik negara ke dalam konflik bersenjata. Namun, ia menekankan bahwa pemerintah tetap membuka ruang untuk memperbesar peran dalam menjaga keamanan jalur pelayaran internasional, sejalan dengan komitmen multilateral dalam menjaga stabilitas maritim global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.06 WITA

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.06 WITA

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Sepeda Listrik Diskon 50% di Transmart, Mulai Rp3,68 Juta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

LCGC Mulai Tergerus, Industri Tawarkan Solusi Hybrid
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

