Kraft Tekan Pembatalan Penampilan Macklemore atas Dukungan Palestina
Miliarder Robert Kraft memicu kontroversi dengan memengaruhi pembatalan penampilan rapper Macklemore dalam tur Ed Sheeran, menanggapi dukungan yang disampaikan terhadap Palestina dari atas panggung di New Jersey.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 07.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Peristiwa konser Ed Sheeran di MetLife Stadium pada 4 dan 5 September menjadi titik balik dalam dinamika politik dan budaya di Amerika Serikat, ketika rapper Macklemore menyampaikan dukungan terhadap Palestina dalam kapasitasnya sebagai penampil pembuka. Aksi tersebut langsung memicu respons dari Robert Kraft, pemilik Gillette Stadium di Massachusetts, yang menyatakan bahwa pernyataan dan materi yang disebarkan Macklemore melampaui batas toleransi, terutama dalam konteks retorika yang dinilai mengandung antisemitisme.
Kraft menegaskan bahwa keputusan untuk menarik partisipasi Macklemore dalam konser di Gillette Stadium pada 25 dan 26 September bukanlah tindakan sepihak, melainkan pertimbangan berdasarkan dampak emosional terhadap komunitas Yahudi. Dalam pernyataan yang disampaikan kepada ESPN, ia menyebut bahwa aksi tersebut tidak hanya merujuk pada satu momen, tetapi juga mempertimbangkan riwayat pernyataan publik yang dinilai menyinggung. Keputusan ini kemudian berdampak pada pembatalan penampilan Macklemore di sejumlah stadion lain yang juga menjadi milik atau dikelola oleh pihak yang berkoordinasi dengan Kraft.
Sosok Robert Kraft, yang berusia 85 tahun, dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis dan olahraga paling berpengaruh di Amerika Serikat. Sebagai pemimpin Kraft Group dan pemilik New England Patriots, kekayaannya diperkirakan lebih dari US$13 miliar. Ia juga dikenal sebagai tokoh pro-Israel yang aktif dalam berbagai kampanye dan donasi ke lembaga yang mendukung negara tersebut. Penghargaan Genesis Prize tahun 2019 menjadi bukti pengakuan internasional atas dedikasinya terhadap isu Israel, sekaligus menyiratkan kedekatannya dengan pemimpin seperti Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Kontroversi terkait Kraft tidak hanya terbatas pada kebijakan publik. Pada 2024, ia menghentikan dukungan finansial terhadap Universitas Columbia sebagai respons atas aksi demonstrasi mahasiswa yang mendukung Palestina. Di sisi lain, namanya sempat muncul dalam dokumen terkait Jeffrey Epstein, meskipun tuduhan terkait permintaan prostitusi pada 2019 dibatalkan pada 2020 setelah Kraft menunjuk salah satu pengacara Epstein sebagai tim hukumnya.
Macklemore sendiri mengungkapkan kekecewaannya secara langsung melalui media sosial, menyatakan bahwa Ed Sheeran menyampaikan bahwa Kraft secara eksplisit melarangnya tampil di stadion miliknya. Ia juga menyebut bahwa Kraft telah menghubungi pemilik stadion lain dan membuat kesepakatan kolektif: jika Macklemore tetap tampil, maka venue lain juga tidak akan mengizinkan konser tersebut. Kraft membantah klaim tersebut, menegaskan bahwa keputusannya hanya berlaku untuk Gillette Stadium, dan menegaskan bahwa tujuannya bukan menekan kebebasan berekspresi, melainkan menjaga harmoni antar komunitas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Taylor Swift Jadi Bintang Istimewa dalam Sketsa Emmy Awards 2026
Penampilan Taylor Swift sebagai cameo dalam sketsa Law & Order: SVU di Emmy Awards 2026 berawal dari hubungan persahabatan dengan Mariska Hargitay dan diwujudkan dengan konsep kreatif yang dirahasiakan secara ketat.
17 September 2026

KPop Demon Hunters Kembali ke Top 10 Netflix Setelah Tersingkir
Film KPop Demon Hunters kembali masuk Top 10 Film Global Netflix di pekan ke-64 dengan 2,8 juta penayangan dan 4,6 juta jam tonton.
17 September 2026

Andika Mahesa Minta Waktu Vakum Usai Dinamika Internal Kangen Band
Andika Mahesa menyatakan ingin vakum sementara dari aktivitas panggung karena terpukul oleh peristiwa internal Kangen Band yang berdampak pada kesehatan mental dan keluarga.
16 September 2026

YE Live In Jakarta 2026 Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Konser YE di GBK 2026 menjadi momentum besar bagi Indonesia menarik wisatawan internasional dan memperkuat ekosistem kreatif nasional.
16 September 2026
Berita Lainnya

Gigi Juga Menua, Ini Cara Menjaganya Sejak Dini
Kamis, 17 September 2026, 07.44 WITA

El Nino Kategori Sangat Kuat Ancam Kestabilan Iklim Sulawesi Tenggara
Kamis, 17 September 2026, 07.37 WITA

ADB Berikan Pinjaman Rp11,49 Triliun Dorong Modernisasi Fiskal Daerah
Kamis, 17 September 2026, 07.35 WITA

Purbaya dan Mutasi Besar di Kemenkeu Dibatalkan
Kamis, 17 September 2026, 07.35 WITA

Pemilu BARMM Berdarah, 3 Tewas dan 15 Luka dalam Kericuhan Pemungutan Suara
Kamis, 17 September 2026, 07.35 WITA

Jaksa Agung Ukraina Dicopot Usai Kabur Saat Dikaitkan Skandal Korupsi
Kamis, 17 September 2026, 07.34 WITA

China dan Iran Perkuat Koordinasi Diplomasi di Tengah Tegangan Global
Kamis, 17 September 2026, 07.34 WITA

Investasi Besar Segera Masuk Indonesia, Prabowo Pastikan Realisasi Capai Target
Kamis, 17 September 2026, 07.34 WITA


