Rabu, 16 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

YE Live In Jakarta 2026 Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Konser YE di GBK 2026 menjadi momentum besar bagi Indonesia menarik wisatawan internasional dan memperkuat ekosistem kreatif nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 19.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
YE Live In Jakarta 2026 Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penyelenggaraan YE Live In Jakarta 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno telah resmi dikonfirmasi, dengan jadwal pelaksanaan pada 24 Oktober 2026. Acara ini merupakan penampilan pertama musisi global tersebut di Indonesia dan menjadi satu-satunya kota di kawasan Asia Tenggara serta Oseania yang terpilih dalam tur YE 2026. Kehadiran konser ini tidak hanya menegaskan kesiapan Jakarta sebagai tuan rumah acara skala internasional, tetapi juga membuka peluang besar dalam sektor pariwisata musik dan ekonomi kreatif.

Data awal penjualan tiket menunjukkan antusiasme luar biasa dari audiens global. Dalam periode 24 jam pertama, sekitar 52,8 persen pembeli berasal dari 73 negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, Jepang, Inggris, Hong Kong, serta negara-negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Australia. Jakarta menjadi satu-satunya destinasi di kawasan yang berhasil menarik penonton dari tujuh pasar utama dalam satu malam, menandai daya tarik yang signifikan terhadap audiens internasional.

Dalam persiapan konser, pihak penyelenggara menekankan kualitas produksi tingkat dunia. Panggung Globe Stage 360 derajat dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi penonton dari berbagai sudut. Setiap aspek teknis, mulai dari pencahayaan, audio, rigging, hingga alur kerja lapangan, disusun sebagai sistem terintegrasi yang aman dan profesional. Keterlibatan lebih dari 4.600 tenaga kerja, baik dari sektor produksi, logistik, keamanan, F&B, maupun pemasaran, menjadi bukti potensi ekonomi lokal yang terdorong oleh event global ini.

Pemerintah DKI Jakarta dan Kementerian Pariwisata menyambut positif penyelenggaraan konser ini sebagai akselerator pariwisata dan industri kreatif. Gubernur DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh, menekankan kesiapan infrastruktur dan konektivitas kota. Dukungan juga berupa promosi melalui 200 titik media luar ruang di seluruh wilayah Jakarta. Pemerintah mengajak pengunjung memanfaatkan momen ini untuk menjelajahi destinasi budaya melalui aplikasi JAKI, sekaligus memperluas dampak ekonomi ke sektor hotel, transportasi, kuliner, dan ritel.

Konser ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi Indonesia untuk lebih dikenal di kancah internasional. Dengan proyeksi kedatangan lebih dari sebelas ribu wisatawan mancanegara, acara ini bukan hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan. Selain itu, peluang bagi talenta dan profesional lokal untuk berkolaborasi dengan tim global menjadi bagian penting dari transformasi ekosistem kreatif nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

MCR Umumkan Album Baru Setelah 15 Tahun
Musik

MCR Umumkan Album Baru Setelah 15 Tahun

My Chemical Romance secara resmi mengonfirmasi sedang menyiapkan album studio kelima setelah jeda panjang, didorong oleh antusiasme penggemar dan keinginan untuk melanjutkan perjalanan musikal bersama.

16 September 2026

Berita Lainnya