Prabowo Tegaskan Danantara Dukung Perluasan LRT Jakarta
Presiden Prabowo Subianto menyetujui keterlibatan Danantara dalam pendanaan perluasan LRT Jakarta hingga Velodrome dan Stasiun Whoosh, sejalan dengan visi kota hijau dan transportasi berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan operasional jalur LRT Jakarta dari Kelapa Gading menuju Manggarai, dalam acara yang berlangsung di Stasiun Manggarai, Rabu (16/9/2026). Dalam kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana pengembangan sistem transportasi massal yang meluas, termasuk pembangunan jalur baru dari Kelapa Gading ke Jakarta International Stadium (JIS), kemudian melalui Velodrome hingga terhubung dengan Stasiun Whoosh.
Pramono menekankan bahwa integrasi sistem transportasi ini menjadi kunci peningkatan mobilitas dan kualitas hidup di ibu kota. Ia menyampaikan harapan agar Danantara, sebagai badan pengelola investasi strategis, turut serta mendukung pembiayaan proyek tersebut. “Kami berharap Bapak Presiden dapat menugaskan Danantara untuk ikut membantu, agar proyek ini bisa berjalan lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Prabowo langsung memerintahkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk menyertakan dukungan finansial dan strategis dalam perluasan LRT. Ia menegaskan bahwa Jakarta bukan hanya milik masyarakat DKI, tetapi seluruh warga Indonesia, sehingga pembangunan infrastruktur harus memperhatikan kepentingan nasional. “Danantara wajib membantu, karena ini adalah investasi untuk masa depan bangsa,” tegasnya.
Selain fokus pada transportasi, Prabowo menyampaikan rencana meluncurkan program nasional penataan kota Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI), yang akan melibatkan seluruh kepala daerah dan DPRD di seluruh Indonesia. Ia menekankan pentingnya transformasi Jakarta menjadi kota hijau dan taman, dengan mendorong konsep taman vertikal di gedung-gedung besar, serta kesiapan pemerintah pusat dan daerah untuk saling mendukung jika diperlukan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Uni Eropa Usulkan Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 15 Tahun
Uni Eropa mengusulkan pembatasan akses media sosial, AI, dan game online bagi anak-anak di bawah 15 tahun demi perlindungan dari risiko digital.
16 September 2026

Pemerintah Siapkan Aturan Baru Kendalikan Penggunaan BBM Subsidi
Pemerintah sedang menyusun formulasi baru untuk menata penggunaan BBM bersubsidi, menyusul lonjakan konsumsi akibat pergeseran pola konsumsi masyarakat.
16 September 2026

Pemerintah Bantah Potong RKAB Vale, Sebut Permintaan Tambahan dari Perusahaan
Menteri ESDM menegaskan tidak ada pemotongan RKAB untuk PT Vale Indonesia, melainkan perusahaan yang mengajukan tambahan setelah persetujuan tahap awal.
16 September 2026

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Palsu, Pemerintah Tindak Lanjuti
Pemerintah mengungkap 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi standar gizi, dengan hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan fortifikasi tidak sesuai klaim label.
16 September 2026
Berita Lainnya

Oppo Siap Luncurkan Find X10 Series dengan Teknologi Kamera dan Baterai Terbaru
Rabu, 16 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Perkuat Daya Saing untuk Tarik Investasi Teknologi
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Kenaikan Harga Minyak Akibat Gangguan Ekspor Saudi dan Libya
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

Toyota Siapkan BEV Entry-Level, Studi Masih Berjalan
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

Toyota Konfirmasi bZ4X Lokal Capai TKDN 40%
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

Usulan Batalkan Rotasi Pegawai Dikabulkan Setelah Kritik Internal
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

Asing Lanjutkan Aksi Jual, Mandiri Pimpin Penurunan IHSG
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

DBS Perkuat Ekosistem Otomotif Lewat Jaringan Regional
Rabu, 16 September 2026, 19.35 WITA


