Usulan Batalkan Rotasi Pegawai Dikabulkan Setelah Kritik Internal
Dirjen Pajak meminta pembatalan mutasi besar-besaran yang dilakukan era Purbaya karena nama-nama tak melalui proses assessment secara transparan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perubahan besar dalam struktur kepemimpinan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai yang dilakukan sebelumnya kini dipertimbangkan dibatalkan. Keputusan ini muncul setelah Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menyoroti adanya nama-nama yang masuk dalam rotasi tanpa melalui proses penilaian yang sesuai standar, termasuk assessment dan manajemen talenta. Ia menekankan bahwa praktik tersebut menimbulkan ketidakpercayaan di kalangan pegawai yang telah menjalani proses seleksi secara objektif.
Bimo menyatakan bahwa usulan pembatalan ini diajukan karena sinyal yang ditimbulkan dari perombakan tersebut dinilai merusak semangat kerja internal. Ia menekankan bahwa para pegawai yang telah berjuang melalui ujian, penilaian kinerja, dan proses talent management merasa dirugikan oleh keputusan yang dianggap tidak transparan. Hal ini berpotensi menurunkan motivasi dan menimbulkan ketegangan dalam struktur birokrasi.
Keputusan untuk menunda dan meninjau ulang rotasi tersebut telah disampaikan kepada Menteri Keuangan yang baru, Suahasil Nazara. Bimo menyampaikan bahwa sang menteri telah memberikan respons positif terhadap usulan tersebut, menegaskan komitmennya terhadap reformasi birokrasi yang berbasis pada kinerja dan profesionalisme. Ia menegaskan bahwa proses manajemen sumber daya manusia harus dilakukan secara adil dan terbuka.
Pembatalan ini menandai perubahan arah kebijakan manajemen SDM di kementerian keuangan setelah periode perombakan yang sempat memicu perdebatan internal. Dengan menekankan pentingnya talent management dan proses seleksi yang jelas, langkah ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan pegawai dan memperkuat sistem birokrasi yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kenaikan Harga Minyak Akibat Gangguan Ekspor Saudi dan Libya
Harga minyak dunia melonjak pada Selasa (15/9/2026) akibat gangguan ekspor dari Arab Saudi dan Libya, ditambah serangan terhadap infrastruktur energi, memicu kekhawatiran pasokan global.
16 September 2026

Asing Lanjutkan Aksi Jual, Mandiri Pimpin Penurunan IHSG
Investor asing terus menjual saham di BEI, dengan Bank Mandiri jadi yang paling banyak dilepas, turunkan IHSG ke level 6.461,15 dalam lima hari berturut-turut di zona merah.
16 September 2026

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Melemah di Rp17.675
Rupiah menunjukkan penguatan tipis ke level Rp17.675 per dolar AS, mengakhiri empat hari pelemahan beruntun, sementara dolar AS melemah seiring antisipasi keputusan suku bunga The Fed.
16 September 2026

Fitch Turunkan Peringkat Pos Indonesia ke Level 'C(idn)
PT Pos Indonesia (Persero) kini memiliki peringkat nasional jangka panjang 'C(idn)' setelah Fitch Ratings menurunkan statusnya, menandai kondisi gagal bayar atau proses serupa.
16 September 2026
Berita Lainnya

Oppo Siap Luncurkan Find X10 Series dengan Teknologi Kamera dan Baterai Terbaru
Rabu, 16 September 2026, 19.39 WITA

Uni Eropa Usulkan Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 15 Tahun
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Pemerintah Siapkan Aturan Baru Kendalikan Penggunaan BBM Subsidi
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Prabowo Tegaskan Danantara Dukung Perluasan LRT Jakarta
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Indonesia Perkuat Daya Saing untuk Tarik Investasi Teknologi
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Pemerintah Bantah Potong RKAB Vale, Sebut Permintaan Tambahan dari Perusahaan
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Toyota Siapkan BEV Entry-Level, Studi Masih Berjalan
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

Toyota Konfirmasi bZ4X Lokal Capai TKDN 40%
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA


