Toyota Konfirmasi bZ4X Lokal Capai TKDN 40%
Mobil listrik bZ4X hasil rakitan lokal Toyota telah memenuhi ambang TKDN 40% sesuai aturan pemerintah untuk kendaraan listrik murni.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Toyota-Astra Motor (TAM) secara resmi menyatakan bahwa produksi mobil listrik bZ4X secara lokal telah memenuhi standar tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40% untuk tahun ini. Penetapan ini berlaku khusus bagi kendaraan battery electric vehicle (BEV), yang memiliki perhitungan TKDN berbeda dibandingkan kendaraan hybrid atau plug-in hybrid.
Menurut Bansar Maduma, Marketing Director TAM, proses produksi bZ4X melalui metode completely knocked down (CKD) di Indonesia telah disesuaikan dengan regulasi pemerintah. Ia menegaskan bahwa kendaraan listrik murni seperti bZ4X diatur berdasarkan aturan khusus yang menyesuaikan kompleksitas teknologi dan struktur komponen, termasuk baterai dan sistem penggerak listrik.
Dalam kesempatan test drive jurnalis di Yogyakarta, Bansar menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan studi lanjutan untuk meningkatkan TKDN secara bertahap. Meski belum menentukan target pasti untuk tahun depan, Toyota menegaskan komitmen untuk menjawab arahan kebijakan pemerintah yang mendorong penggunaan komponen lokal dalam industri otomotif.
Perusahaan tetap menjalankan strategi produksi berbasis multi-pathway, mencakup kendaraan berbahan bakar konvensional, hybrid, serta BEV, guna menjaga keseimbangan antara respons terhadap regulasi dan kebutuhan pasar domestik. Dengan pendekatan ini, Toyota memastikan produknya tetap relevan dan kompetitif di tengah transformasi sektor transportasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Toyota Siapkan BEV Entry-Level, Studi Masih Berjalan
Toyota-Astra Motor mulai menyiapkan mobil listrik berbasis baterai (BEV) harga terjangkau di Indonesia, meski belum direalisasikan dalam waktu dekat karena masih dalam kajian strategi.
16 September 2026

DBS Perkuat Ekosistem Otomotif Lewat Jaringan Regional
Bank DBS Indonesia memanfaatkan jaringan operasional di 19 negara untuk mendorong integrasi rantai pasok otomotif nasional dalam transisi ke kendaraan listrik.
16 September 2026

DBS Soroti Dua Faktor Kunci Proyek Otomotif Layak Dibiayai
Bank DBS menegaskan diversifikasi bisnis dan kekuatan finansial sebagai dua penentu utama kelayakan pembiayaan proyek otomotif di tengah transisi ke kendaraan listrik.
16 September 2026

Pelumas Tetap Relevan Meski EV Naik di Indonesia
Shell Indonesia menegaskan bisnis pelumas tetap menjanjikan seiring dominasi kendaraan konvensional dan hybrid, meski adopsi mobil listrik terus meningkat.
16 September 2026
Berita Lainnya

Oppo Siap Luncurkan Find X10 Series dengan Teknologi Kamera dan Baterai Terbaru
Rabu, 16 September 2026, 19.39 WITA

Uni Eropa Usulkan Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 15 Tahun
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Pemerintah Siapkan Aturan Baru Kendalikan Penggunaan BBM Subsidi
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Prabowo Tegaskan Danantara Dukung Perluasan LRT Jakarta
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Indonesia Perkuat Daya Saing untuk Tarik Investasi Teknologi
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Pemerintah Bantah Potong RKAB Vale, Sebut Permintaan Tambahan dari Perusahaan
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Kenaikan Harga Minyak Akibat Gangguan Ekspor Saudi dan Libya
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

Usulan Batalkan Rotasi Pegawai Dikabulkan Setelah Kritik Internal
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA


