Asing Jual Bersih Rp430 Miliar Meski IHSG Naik
IHSG menguat di sesi I hari ini meski investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp430 miliar, didorong kenaikan harga minyak dan antisipasi kebijakan The Fed.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 15.34 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan sesi pertama pada Rabu (16/9/2026) dengan kenaikan 0,36% atau 22,94 poin, berada di level 6.484,10. Pergerakan indeks tercatat fluktuatif sepanjang pagi, dimulai dari level 6.453,91, sempat turun ke 6.445,24, namun kemudian rebound tajam hingga menyentuh puncak harian di 6.535,46. Kenaikan ini didorong oleh kenaikan harga minyak dunia, dengan Brent naik hampir 3% ke US$108,75 per barel dan WTI melonjak lebih dari 4% ke US$105,83 per barel.
Meski indeks bergerak positif, arus modal asing justru menunjukkan tekanan jual bersih sebesar Rp430,21 miliar di seluruh pasar. Data dari Stockbit Sekuritas menunjukkan nilai transaksi asing mencapai Rp3,87 triliun, dengan pembelian sebesar Rp1,72 triliun dan penjualan sebesar Rp2,15 triliun. Aksi jual terbesar terjadi pada emiten perbankan dan energi, dengan PT Bank Mandiri (BMRI) menjadi saham paling banyak dijual asing, mencapai Rp146,43 miliar.
Di posisi kedua, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) mengalami penjualan bersih Rp71,92 miliar, disusul PT Bank Central Asia (BBCA) dengan Rp43,88 miliar. Selain itu, asing juga menjual saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Astra International (ASII), dan PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) masing-masing senilai Rp23,77 miliar, Rp23,65 miliar, dan Rp17,48 miliar. Tekanan jual juga tercatat pada PT Indosat (ISAT), PT Darma Henwa (DEWA), dan PT Alamtri Resources (ADRO).
Di sisi lain, sejumlah emiten komoditas logam justru menjadi incaran investor asing. PT Bumi Resources Minerals (BRMS) menjadi saham paling banyak dibeli asing dengan nilai pembelian bersih Rp48,92 miliar. PT Aneka Tambang (ANTM) menempati posisi kedua dengan pembelian bersih Rp48,85 miliar. Sementara itu, asing juga membeli PT Singaraja Putra (SINI), PT Vale Indonesia (INCO), dan PT Merdeka Gold Resources (EMAS) dengan nilai masing-masing Rp29,67 miliar, Rp15,44 miliar, dan Rp9,47 miliar.
Kenaikan harga komoditas global dan penantian keputusan suku bunga The Fed yang dijadwalkan Kamis (17/9/2026) dini hari WIB, dengan probabilitas kenaikan 25 basis poin sebesar 92,4% menurut CME FedWatch, menjadi faktor pendorong sentimen pasar. Meskipun demikian, kebijakan asing yang konsisten menjual di tengah penguatan indeks menunjukkan ketidakpastian terhadap prospek jangka pendek, terutama di sektor perbankan dan energi konvensional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kenaikan Harga Minyak Akibat Gangguan Ekspor Saudi dan Libya
Harga minyak dunia melonjak pada Selasa (15/9/2026) akibat gangguan ekspor dari Arab Saudi dan Libya, ditambah serangan terhadap infrastruktur energi, memicu kekhawatiran pasokan global.
16 September 2026

Usulan Batalkan Rotasi Pegawai Dikabulkan Setelah Kritik Internal
Dirjen Pajak meminta pembatalan mutasi besar-besaran yang dilakukan era Purbaya karena nama-nama tak melalui proses assessment secara transparan.
16 September 2026

Asing Lanjutkan Aksi Jual, Mandiri Pimpin Penurunan IHSG
Investor asing terus menjual saham di BEI, dengan Bank Mandiri jadi yang paling banyak dilepas, turunkan IHSG ke level 6.461,15 dalam lima hari berturut-turut di zona merah.
16 September 2026

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Melemah di Rp17.675
Rupiah menunjukkan penguatan tipis ke level Rp17.675 per dolar AS, mengakhiri empat hari pelemahan beruntun, sementara dolar AS melemah seiring antisipasi keputusan suku bunga The Fed.
16 September 2026
Berita Lainnya

Oppo Siap Luncurkan Find X10 Series dengan Teknologi Kamera dan Baterai Terbaru
Rabu, 16 September 2026, 19.39 WITA

Uni Eropa Usulkan Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 15 Tahun
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Pemerintah Siapkan Aturan Baru Kendalikan Penggunaan BBM Subsidi
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Prabowo Tegaskan Danantara Dukung Perluasan LRT Jakarta
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Indonesia Perkuat Daya Saing untuk Tarik Investasi Teknologi
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Pemerintah Bantah Potong RKAB Vale, Sebut Permintaan Tambahan dari Perusahaan
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Toyota Siapkan BEV Entry-Level, Studi Masih Berjalan
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

Toyota Konfirmasi bZ4X Lokal Capai TKDN 40%
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA


