Rabu, 16 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemimpin Baru BPN Sultra Perkuat Kolaborasi dengan Polri

Kepala Kanwil ATR/BPN Sultra periode baru langsung menjalin komunikasi strategis dengan Polda untuk tuntaskan sengketa tanah dan lawan mafia lahan secara terpadu.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 19.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Pemimpin Baru BPN Sultra Perkuat Kolaborasi dengan Polri📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Baru saja dilantik, Achmad, S.ST., M.H., selaku Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Sulawesi Tenggara, melakukan kunjungan kerja ke Markas Polda setempat pada Rabu (16/9/2026). Kunjungan ini bukan sekadar formalitas perkenalan, melainkan langkah strategis untuk membangun sinergi antara instansi pemerintah dan penegak hukum dalam menyelesaikan persoalan pertanahan yang selama ini menjadi permasalahan serius di wilayah tersebut.

Kehadiran Achmad didampingi oleh mantan kepala, Budi Hartanto, S.SiT., M.H., QRMP, sebagai bentuk kelancaran estafet kepemimpinan. Di ruang rapat, ia diterima langsung oleh Wakapolda Sultra, Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., bersama jajaran pejabat utama. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk menyepakati kerja sama lintas sektoral guna menjamin kepastian hukum dan keadilan dalam penguasaan tanah.

Sejumlah isu krusial dibahas, termasuk tumpang tindih sertifikat, penyerobotan lahan, serta praktik mafia tanah yang kerap memicu konflik sosial. Kedua institusi menegaskan bahwa keberhasilan penyelesaian sengketa bergantung pada keterpaduan antara data dan kewenangan administratif dari BPN dengan penegakan hukum dari kepolisian. Dengan kemitraan yang solid, diharapkan tidak lagi ada ruang bagi pelanggaran hukum di bidang pertanahan.

Achmad menegaskan komitmen penuh untuk memastikan penyelesaian sengketa berjalan secara profesional, transparan, dan berbasis aturan perundang-undangan. Ia menilai bahwa pendekatan kooperatif sejak awal masa jabatan menjadi kunci menciptakan pelayanan publik yang optimal serta menjaga stabilitas keamanan sosial di wilayah Sulawesi Tenggara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya