Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jaksa Agung Ukraina Dicopot Usai Kabur Saat Dikaitkan Skandal Korupsi

Jaksa Agung Ukraina Ruslan Kravchenko dicopot dari jabatan setelah melarikan diri ke luar negeri saat penyelidikan korupsi melibatkan kantornya, menyusul pengajuan pengunduran diri dan klaim menyalahkan pejabat antikorupsi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 07.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Jaksa Agung Ukraina Dicopot Usai Kabur Saat Dikaitkan Skandal Korupsi📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky secara resmi menangguhkan jabatan Jaksa Agung Ruslan Kravchenko dalam waktu singkat setelah pejabat tersebut diketahui meninggalkan negara dalam kondisi misterius. Keputusan ini diambil hanya beberapa jam setelah Kravchenko mengajukan pengunduran diri dan menghilang dari wilayah Ukraina, menimbulkan spekulasi luas mengenai keterlibatannya dalam skandal korupsi besar yang kini sedang diselidiki.

Kravchenko diduga melintasi perbatasan pada malam hari sebelum merilis rekaman video yang menuduh Semen Kryvonos, Direktur Biro Antikorupsi Nasional (NABU), telah memalsukan dokumen resmi demi keuntungan pribadi. Dalam pernyataannya, ia menyatakan telah menandatangani surat pemberitahuan kecurigaan terhadap Kryvonos, namun pihak NABU dengan tegas membantah klaim tersebut. Kryvonos menegaskan bahwa ia belum pernah menerima surat resmi apa pun dari Kravchenko, dan menilai langkah tersebut sebagai upaya sistematis merusak lembaga antikorupsi independen.

Respons cepat dari Presiden Zelensky menyusul, dengan penandatanganan dekrit penangguhan Kravchenko pada Senin malam. Ia menegaskan bahwa pejabat tersebut hanya memiliki satu jalan keluar: pemberhentian dari jabatan. Zelensky juga menginstruksikan parlemen untuk segera memproses pemecatan tanpa penundaan, menekankan bahwa keberadaan Kravchenko dalam posisi tersebut telah merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap bahwa Kravchenko telah mengajukan pengunduran diri pada 7 September, setelah NABU dan Kantor Kejaksaan Antikorupsi Khusus (SAPO) mengungkap adanya jaringan korupsi yang melibatkan pejabat di kejaksaan tinggi. Penyelidikan menemukan bahwa sejumlah anggota kantor kejaksaan menerima suap dari pusat penipuan, lalu menutup mata terhadap aktivitas ilegal dan ikut dalam pencucian uang dari hasil kejahatan yang mencapai jutaan dolar. Rekaman yang diperoleh NABU juga menunjukkan sosok yang diduga sebagai "bos", dengan identitas yang sangat cocok dengan profil Kravchenko, termasuk nama panggilan dan latar belakang sebagai mantan kepala Layanan Pajak Negara.

Meski belum ditetapkan sebagai tersangka, Kravchenko tetap menolak semua tuduhan dan menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam skandal tersebut. Namun, keterlibatan dirinya dalam kasus ini terus menjadi perhatian publik, sementara proses pemecatan oleh parlemen telah diprogramkan untuk dilangsungkan pada Selasa, menandai akhir dari masa jabatannya sebagai Jaksa Agung.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya