Prabowo Pertimbangkan Perombakan Kabinet di Masa Pemerintahan Kedua
Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan melakukan reshuffle kabinet menjelang dua tahun kepemimpinannya, dengan fokus pada efisiensi, kompetensi, dan penyelesaian isu strategis seperti pangan, energi, dan kemiskinan ekstrem.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 07.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kemungkinan besar melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat, menjelang genap dua tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan itu disampaikan dalam dialog dengan kalangan jurnalis dan pakar di Hambalang, Bogor, yang mencerminkan evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja Kabinet Merah Putih.
Ia menegaskan bahwa meski tim kerja saat ini berjalan secara objektif dan cukup baik, pemerintah tetap harus memperhatikan prioritas utama. Di antaranya adalah menjamin keamanan pangan nasional melalui swasembada, serta memperkuat kemandirian energi dengan program B50 berbasis kelapa sawit dan percepatan transisi ke energi surya.
Prabowo juga menyoroti urgensi menangani stunting akibat kelaparan anak dan kemiskinan absolut sebagai bagian dari reformasi struktural. Ia menekankan perlunya efisiensi anggaran untuk menghindari pemborosan dan memastikan dana dialokasikan pada sektor yang mampu menghasilkan devisa serta menciptakan lapangan kerja.
Dalam konteks organisasi, Prabowo menegaskan pentingnya menempatkan setiap pejabat pada posisi yang sesuai dengan kompetensinya. Ia menyatakan bahwa perubahan struktur bisa terjadi jika diperlukan, termasuk promosi atau penggantian orang yang tidak sesuai peran. Evaluasi dua tahun dinilainya sebagai momen logis untuk menilai kinerja dan melakukan penyesuaian.
Prabowo menegaskan bahwa perombakan bukan sekadar keputusan politik, tetapi bentuk respons terhadap kinerja dan kebutuhan strategis negara. Ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan bergantung pada kecocokan antara individu dan tugas, serta kemampuan menjaga konsistensi dalam menjalankan visi jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

China dan Iran Perkuat Koordinasi Diplomasi di Tengah Tegangan Global
Kunjungan Menlu Iran ke Beijing memperkuat aliansi strategis di tengah ancaman sanksi AS, dengan China menawarkan pendekatan multilateral untuk menekan eskalasi konflik Timur Tengah.
17 September 2026

Pemda Unggul Raih Penghargaan Inovasi Nasional 2025
Delapan pemerintah daerah dari berbagai provinsi meraih penghargaan inovasi nasional atas keberhasilan program pelayanan publik, pengembangan ekonomi lokal, dan penguatan tata kelola pemerintahan berbasis kolaborasi.
17 September 2026

Antrean SPBU di Makassar Disebabkan Oknum Sengaja Modifikasi Tangki
Antrean panjang di SPBU Makassar disebabkan oleh oknum yang memodifikasi tangki kendaraan untuk menyalurkan BBM subsidi secara berlebihan, bukan kelangkaan stok.
17 September 2026

Bahlil Bantah Kaitkan Pemadaman Listrik dengan RKAB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pemadaman listrik di Sulawesi Selatan dan Kalimantan Tengah bukan akibat kekurangan batu bara dari RKAB, melainkan kondisi alam dan perbaikan infrastruktur.
17 September 2026
Berita Lainnya

Gigi Juga Menua, Ini Cara Menjaganya Sejak Dini
Kamis, 17 September 2026, 07.44 WITA

El Nino Kategori Sangat Kuat Ancam Kestabilan Iklim Sulawesi Tenggara
Kamis, 17 September 2026, 07.37 WITA

ADB Berikan Pinjaman Rp11,49 Triliun Dorong Modernisasi Fiskal Daerah
Kamis, 17 September 2026, 07.35 WITA

Purbaya dan Mutasi Besar di Kemenkeu Dibatalkan
Kamis, 17 September 2026, 07.35 WITA

Pemilu BARMM Berdarah, 3 Tewas dan 15 Luka dalam Kericuhan Pemungutan Suara
Kamis, 17 September 2026, 07.35 WITA

Jaksa Agung Ukraina Dicopot Usai Kabur Saat Dikaitkan Skandal Korupsi
Kamis, 17 September 2026, 07.34 WITA

Investasi Besar Segera Masuk Indonesia, Prabowo Pastikan Realisasi Capai Target
Kamis, 17 September 2026, 07.34 WITA

Thaci Divonis 25 Tahun atas Kejahatan Perang, Aksi Massa Ricuh di Pristina
Kamis, 17 September 2026, 07.33 WITA


