KSIGN Rote Ndao Tancap Gas, Targetkan Swasembada Garam 2026
Pemerintah terus kembangkan KSIGN Rote Ndao dengan target produksi garam nasional mulai September 2026, tingkatkan kemandirian dan ekonomi lokal.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 21.23 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 108x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah terus mempercepat realisasi Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (KSIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, sebagai langkah strategis menuju swasembada garam. Proyek yang kini memasuki tahap II telah mengalokasikan lahan seluas 751,32 hektare, menambah total area yang telah dibangun sejak tahap awal menjadi 1.368,25 hektare. Dengan potensi ekspansi hingga 10.764 hektare melalui kemitraan publik-swasta, kawasan ini dirancang sebagai pusat industri garam modern terintegrasi yang mampu mengoptimalkan potensi alam pesisir Indonesia.
Produktivitas garam yang diharapkan mencapai 200 ton per hektare per tahun dengan kadar NaCl hingga 97 persen, menunjukkan ambisi tinggi untuk memenuhi kebutuhan industri dan konsumsi dalam negeri. Fasilitas pendukung seperti tambak garam berstandar tinggi dan gudang penyimpanan nasional berkapasitas 10.000 ton telah selesai dibangun dan telah ditinjau langsung oleh pejabat tinggi pemerintah. Target operasional produksi dimulai pada September 2026, menjadi tonggak penting dalam perjalanan Indonesia menuju kemandirian komoditas strategis.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa dengan panjang garis pantai terbesar kedua di dunia, Indonesia seharusnya mampu memenuhi kebutuhan garam secara mandiri. Ia menekankan pentingnya mengubah garam dari komoditas impor menjadi aset ekonomi lokal yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat pesisir. “Nilai ekonomi tidak boleh terus mengalir ke luar negeri. Saatnya masyarakat pesisir menjadi pemilik dan pemanfaat kekayaan alam kita,” tegasnya dalam kunjungan kerja ke lokasi proyek.
Dukungan lintas sektor menjadi kunci keberhasilan, dengan hadirnya Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Wakil Ketua Komisi IV DPR, serta Gubernur NTT dalam peninjauan tersebut. Kementerian Kelautan dan Perikanan juga telah menyiapkan program pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kapasitas SDM lokal, memastikan warga setempat mampu mengelola industri garam modern secara mandiri.
Sejumlah warga, termasuk Nixon dari Rote Ndao, menyambut antusias kehadiran KSIGN sebagai peluang perubahan ekonomi. Ia berharap generasi muda tidak perlu berpindah ke luar daerah untuk mencari pekerjaan, dan garam hasil produksi Rote bisa menjadi simbol kebanggaan daerah serta kontribusi nyata bagi kemandirian nasional. Zulkifli Hasan menegaskan, kesuksesan KSIGN bukan hanya soal produksi, tetapi juga tentang keberlanjutan, keadilan, dan kemakmuran bersama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tiga Tokoh Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Tiga tokoh dari berbagai latar belakang berhasil menyabet penghargaan dalam kategori Partisipasi Publik pada ajang Penghargaan Energi Subroto 2026 di Jakarta.
24 Oktober 2026

PLN Nusantara Power dan Eco Prima Jadi Pemenang Energi Subroto 2026
Dua perusahaan, PLN Nusantara Power dan Eco Prima Energi, meraih penghargaan Energi Subroto 2026 dalam kategori transformasi digital dan hilirisasi nilai tambah.
24 Oktober 2026

BRI Salurkan 270 Pompa Air Atasi Karhutla di Kalimantan Barat
BRI menyalurkan 270 unit mesin pompa air dan perlengkapan penunjang untuk dukung penanganan karhutla di Kalimantan Barat melalui program BRI Peduli.
24 Oktober 2026

Transmart Gelar Diskon Besar-Besaran Sehari Penuh
Transmart kembali menggelar Full Day Sale dengan potongan harga hingga 50 persen dan tambahan diskon 20 persen untuk pembayaran melalui layanan tertentu.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Sepeda Listrik Diskon 50% di Transmart, Mulai Rp3,68 Juta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

LCGC Mulai Tergerus, Industri Tawarkan Solusi Hybrid
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

BYAN Buka Suara Soal Transaksi Saham ke Jhonlin Baratama
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

BRI Perkuat Nilai Saham Lewat Buyback Rp1 Triliun
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Wall Street Picu Pelemahan Bursa Asia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

