Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Laba Bersih PTBA Melonjak 215% di Semester I 2026

PTBA mencatat laba bersih Rp2,64 triliun pada semester pertama 2026, naik signifikan dari Rp839,9 miliar setahun sebelumnya, didorong kenaikan pendapatan dan efisiensi biaya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 11.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Laba Bersih PTBA Melonjak 215% di Semester I 2026📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Bukit Asam (Persero) Tbk. berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp2,64 triliun pada periode Januari hingga Juni 2026, mengalami kenaikan tajam 214,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menjadi bukti kuat kinerja operasional yang efisien dan peningkatan volume penjualan batu bara yang berdampak langsung pada kinerja keuangan emiten tersebut.

Pendapatan konsolidasi perusahaan mencapai Rp22,03 triliun, naik 7,7% dibandingkan Rp20,45 triliun pada semester I 2025. Sebagian besar pendapatan berasal dari penjualan batu bara sebesar Rp21,67 triliun, meningkat dari Rp20,10 triliun di periode serupa tahun sebelumnya. Pendapatan dari aktivitas pendukung lainnya juga tumbuh menjadi Rp355,53 miliar, dari Rp348,04 miliar satu tahun sebelumnya.

Peningkatan pendapatan ini diimbangi dengan penurunan beban pokok pendapatan menjadi Rp17,78 triliun, turun dari Rp18,20 triliun pada semester I 2025. Hal ini mendorong laba bruto naik menjadi Rp4,25 triliun, dari sebelumnya Rp2,25 triliun. Laba usaha juga melonjak menjadi Rp2,82 triliun, tiga kali lipat lebih besar dibandingkan Rp914,64 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset PTBA mencapai Rp48,10 triliun per 30 Juni 2026, meningkat dibandingkan posisi akhir 2025 yang sebesar Rp43,92 triliun. Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp25,34 triliun, sedangkan liabilitas berada pada angka Rp22,76 triliun. Peningkatan aset dan kesehatan neraca menunjukkan stabilitas finansial yang kuat serta kesiapan perusahaan dalam menjalankan ekspansi dan pengelolaan sumber daya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya