Layanan Feri Gratis Dorong Akses Pendidikan di Daerah Terpencil
Program feri gratis di Bo'ai, Funing, telah menjangkau 329 siswa sejak 2021, melayani lebih dari 147 ribu perjalanan demi memastikan akses pendidikan yang terjamin di wilayah terpencil.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 09.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Di kawasan pegunungan yang terpencil di Kabupaten Funing, akses ke sekolah bagi anak-anak desa-desa sekitar dulu menjadi tantangan besar. Medan yang sulit dan banyak sungai menghambat perjalanan, sehingga siswa harus menyeberangi aliran air menggunakan perahu swasta atau menempuh jalan berbatu dengan kendaraan. Kondisi ini berdampak langsung pada keterlambatan dan bahkan kegagalan masuk sekolah bagi sejumlah anak.
Sejak 2021, pemerintah setempat meluncurkan inisiatif layanan feri gratis untuk memastikan setiap anak bisa menempuh perjalanan sekolah dengan aman dan teratur. Kini, tujuh unit bus sekolah air beroperasi di 12 titik penyeberangan strategis di Bo'ai, berjalan sesuai jadwal sekolah secara rutin. Setiap hari, ratusan siswa naik feri yang dioperasikan secara terkoordinasi, memastikan ketepatan waktu dan kenyamanan selama perjalanan.
Hingga kini, sebanyak 329 murid telah memanfaatkan layanan ini secara konsisten. Sejak peluncuran program, lebih dari 147.000 perjalanan telah dilakukan tanpa biaya bagi keluarga siswa. Program ini bukan hanya mengurangi beban ekonomi, tetapi juga menekan angka putus sekolah akibat kesulitan akses. Keterlibatan pemerintah dalam penyediaan transportasi pendidikan menjadi bukti komitmen terhadap pemerataan pendidikan di wilayah terpencil.
Kehadiran feri berbasis kota kabupaten ini menjadi model konkret bagaimana inovasi layanan publik dapat mengatasi tantangan geografis. Dengan perencanaan yang matang dan keterlibatan komunitas, akses pendidikan tidak lagi terbatas oleh alam, tetapi menjadi hak yang dapat dijamin secara praktis dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Tim Jibom Brimob Polda Babel melakukan sterilisasi lokasi ledakan di penampungan besi tua di Belitung untuk memastikan tidak ada ancaman susulan dan mengungkap penyebab kejadian.
25 Oktober 2026

Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras
Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengecam keras serangan rudal dan drone Houthi terhadap Makkah dan Madinah, menyatakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan norma kemanusiaan internasional.
25 Oktober 2026

NASA Soroti Lonjakan Kebakaran di Papua dan Kalimantan
NASA mencatat kebakaran hutan dan lahan di Papua serta Kalimantan mencapai level tertinggi sepanjang 2026, didorong El Niño dan aktivitas manusia, dengan emisi karbon melampaui rekor sebelumnya.
25 Oktober 2026

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA

