LIRA Minta Kejati Telusuri Aliran Dana Pilkada dari TMS
LIRA mendesak Kejati Sultra menyelidiki dugaan aliran dana dari PT TMS ke pembiayaan Pilkada 2024, menekankan pentingnya pemeriksaan transaksi berbasis bukti.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 12.00 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 MediaKendariKendari, ıNarasikita - Dewan Pimpinan Wilayah Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulawesi Tenggara menginstruksikan Kejaksaan Tinggi setempat untuk melakukan pendalaman terhadap dugaan keterkaitan antara PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) dan pembiayaan kampanye Pilkada Gubernur Sultra 2024. Desakan ini muncul menyusul denda administratif sebesar Rp2,094 triliun yang dikenakan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan terhadap perusahaan tambang nikel di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, atas pelanggaran penggunaan kawasan hutan tanpa izin.
LIRA menegaskan bahwa penanganan kasus tersebut tidak boleh berhenti pada aspek kewajiban keuangan perusahaan, melainkan harus meluas ke kemungkinan adanya aliran dana yang berpotensi terkait kepentingan politik. Pihaknya menekankan bahwa setiap dugaan harus diuji melalui mekanisme hukum yang transparan, bukan sekadar berdasarkan asumsi atau isu yang beredar di masyarakat.
Dengan nilai denda yang mencapai triliunan rupiah, LIRA menilai adanya kewajiban hukum untuk melakukan audit mendalam terhadap pergerakan keuangan perusahaan. Jika ada indikasi transfer dana yang tidak sesuai prosedur atau terkait dengan aktivitas politik, maka pemeriksaan harus melibatkan instansi terkait seperti PPATK dan lembaga pengelolaan transaksi keuangan. LIRA menekankan bahwa tujuan utamanya bukan menuduh, melainkan menjamin akuntabilitas dan keadilan dalam proses demokrasi.
Pihaknya juga meminta Kejati Sultra membuka ruang pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang berperan dalam pengelolaan dana Pilkada maupun dalam proses pengurusan izin perusahaan. Jika terdapat bukti awal, maka proses hukum harus dilanjutkan sesuai koridor hukum yang berlaku. Pemeriksaan terhadap LHKPN Gubernur Andi Sumangerukka juga diminta dilakukan secara menyeluruh, namun tetap berdasarkan data dan mekanisme resmi, bukan asumsi semata.
Hingga saat ini, belum ada respons resmi dari Kejati Sultra maupun pihak terkait terhadap desakan LIRA. Namun, organisasi masyarakat sipil tersebut menegaskan bahwa keberadaan dugaan harus dijawab dengan proses hukum yang transparan, demi menjaga integritas penyelenggaraan pemilu dan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pelabuhan Murhum Wujudkan Layanan Penumpang Terbaik di Sulawesi Tenggara
Pelabuhan Murhum berupaya menjadi pelabuhan penumpang terbaik di Sulawesi Tenggara.
26 September 2026

Tempat Nongkrong di Bau-Bau yang Paling Asik Ada di Sini Sedhana
Sebuah tempat nongkrong bernama Sedhana di Kota Bau-Bau disebut sebagai lokasi yang paling asik untuk bersantai.
26 September 2026

Dugaan Keracunan Siswa SMA Tonggauna, GERAK-SULTRA Minta Pemeriksaan Mendalam MBG
Ketua GERAK-SULTRA meminta BGN dan polisi periksa pengelolaan Makan Bergizi Gratis pasca dugaan keracunan di SMA Tonggauna, Sultra.
26 September 2026

PT CNI dan Pejabat ESDM Diduga Korupsi Nikel Rp401 Miliar
Kejaksaan Agung menetapkan PT CNI dan empat eks pejabat ESDM sebagai tersangka kasus korupsi tata kelola nikel yang merugikan negara hampir 402 miliar rupiah.
26 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Iran Bawa Foto Khamenei di Sidang PBB
Sabtu, 26 September 2026, 12.24 WITA

Presiden Iran Tegaskan Ketahanan Hadapi Tekanan AS di PBB
Sabtu, 26 September 2026, 12.22 WITA

Abbas Serukan Tindakan Global Hadapi Ancaman Kebangsaan Palestina
Sabtu, 26 September 2026, 12.17 WITA

Israel Coba Ajak Iran Pakai Starlink, Ditolak Mentah-Mentah
Sabtu, 26 September 2026, 12.16 WITA

IHSG Terpuruk Sepekan, Pasar Modal kehilangan Rp361 Triliun
Sabtu, 26 September 2026, 12.14 WITA

50 Pati Polri Naik Pangkat, Roycke Harry Langie Jadi Komjen
Sabtu, 26 September 2026, 12.14 WITA

Beli iPhone 1TB di Luar Negeri? Siapkan Rp8 Juta di Bandara
Sabtu, 26 September 2026, 12.13 WITA

Apple Luncurkan HP Lipat, Samsung Catat Lonjakan Penjualan
Sabtu, 26 September 2026, 12.13 WITA

