Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Luky Alfirman Kembali ke Kemenkeu Setelah Dicopot Purbaya

Wakil Menteri Keuangan Luky Alfirman resmi dilantik kembali ke posisi strategis setelah sebelumnya dicopot dari jabatan Dirjen Anggaran pada 2026, kini bersiap menjalankan tugas bersama jajaran Kemenkeu dalam tiga fokus utama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Luky Alfirman Kembali ke Kemenkeu Setelah Dicopot Purbaya📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Luky Alfirman, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, kembali memperkuat struktur kepemimpinan di kementerian tersebut setelah dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam pelantikan di Istana Negara, Kamis (1/10). Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104 P Tahun 2026, yang menetapkan perubahan jabatan dalam Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Ia dilantik bersama Nurkholisoh Ibnu Amman, menandai kembalinya sosok yang pernah mengalami masa 'hibernasi' setelah pencopotan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada April 2026.

Setelah menyambangi kantor Kemenkeu, Luky menyampaikan perasaannya yang tercampur antara kegembiraan dan keterkejutan atas keputusan pelantikan. Ia mengakui bahwa masa setelah dicopot merupakan periode penyesuaian, namun kini siap kembali berkontribusi secara aktif. “Saya merasa campur aduk—excited, kaget, dan tentu saja berat. Saya baru saja selesai menjalani masa hibernasi, Pak Menteri,” ujarnya di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, menegaskan komitmen untuk segera mengejar ketertinggalan dan membangun sinergi dengan seluruh jajaran.

Dalam waktu dekat, Luky menekankan tiga prioritas utama yang akan menjadi fokus bersama jajaran Kemenkeu. Pertama, menyelesaikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026, yang kini tinggal menyisakan tiga bulan. Kedua, mempersiapkan penyusunan APBN 2027 dengan pendekatan yang lebih strategis dan berkelanjutan. Ketiga, melakukan konsolidasi internal untuk memperkuat transformasi dan reformasi di lingkungan kementerian, sejalan dengan visi pembangunan nasional.

Luky telah memiliki rekam jejak panjang di Kemenkeu sejak 1995, dengan pengalaman di berbagai posisi kunci, termasuk di Direktorat Jenderal Pajak, Badan Kebijakan Fiskal, dan sejumlah jabatan strategis di Sekretariat Jenderal. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara, serta Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan sebelum menjabat sebagai Dirjen Anggaran pada 2025. Ia juga tercatat sebagai Dewan Komisioner ex-officio di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), menunjukkan peran aktifnya dalam sistem keuangan negara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya