Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Magang Nasional 2026 Dimulai, Uang Saku Sesuai UMP di Seluruh Daerah

Program Pemagangan Nasional Batch 2 Angkatan II 2026 resmi dimulai dengan uang saku setara Upah Minimum Provinsi di 385 wilayah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 21.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Magang Nasional 2026 Dimulai, Uang Saku Sesuai UMP di Seluruh Daerah📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Tahun 2026 secara resmi diluncurkan pada Senin, 21 Juni 2026, menyusul persiapan administratif dan koordinasi teknis yang telah dilakukan sebelumnya. Seluruh peserta, yang berasal dari lulusan perguruan tinggi di berbagai daerah, telah menerima konfirmasi penempatan dan informasi rinci mengenai lokasi, mentor, serta jadwal pelaksanaan magang. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Darmawansyah, menekankan pentingnya persiapan awal untuk memastikan kelancaran proses magang.

Peserta diminta untuk memverifikasi data kontak yang telah didaftarkan, termasuk alamat email dan nomor telepon aktif, guna menerima pemberitahuan penting dari penyelenggara. Selain itu, diharapkan menghubungi mentor atau pihak terkait sebelum hari pertama kerja untuk konfirmasi lokasi, waktu kedatangan, serta dokumen administrasi yang perlu dipersiapkan. Kesiapan perlengkapan pribadi dan pemahaman terhadap tugas yang diberikan menjadi kunci agar peserta dapat beradaptasi dengan cepat dan efektif dalam lingkungan kerja.

Uang saku bagi peserta magang diatur dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 252 Tahun 2026, yang ditetapkan sejak 14 September 2026. Besaran tersebut disesuaikan dengan nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) di tiap wilayah, dengan kisaran tertinggi di Kota Bekasi sebesar Rp5.999.443 per bulan, disusul Kabupaten Bekasi (Rp5.938.885) dan Kabupaten Karawang (Rp5.886.853). Sementara itu, wilayah dengan nilai terendah tercatat di Kabupaten Banjarnegara (Rp2.327.813), Kabupaten Wonogiri (Rp2.335.126), dan Kabupaten Sragen (Rp2.337.700). Seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk lima kota administrasi dan Kepulauan Seribu, memiliki nominal seragam sebesar Rp5.729.876.

Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata yang sesuai dengan kompetensi peserta, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja. Darmawansyah menegaskan bahwa melalui magang yang terstruktur, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga mengembangkan keterampilan profesional yang dibutuhkan di sektor industri. Tujuan utamanya adalah menciptakan jembatan antara pendidikan dan pekerjaan, sehingga lulusan dapat lebih siap secara kompetensi dan mental dalam memasuki pasar kerja.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya