Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Martha Tilaar Tutup Usia, Warisan Bisnis Kosmetik Tetap Berjaya

Legenda industri kecantikan Indonesia, Martha Tilaar, meninggal dunia pada usia 89 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam dunia kosmetik dan jamu melalui grup perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
Martha Tilaar Tutup Usia, Warisan Bisnis Kosmetik Tetap Berjaya📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Martha Tilaar, pendiri dan tokoh pendorong berkembangnya industri kosmetik lokal, tutup usia pada hari Rabu, 14 Oktober, di usia 89 tahun. Kepergiannya dikonfirmasi oleh keluarga besar Tiara Kusuma serta Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia, yang menyebutnya sebagai Dewan Kehormatan organisasi tersebut. Ia dikenang tidak hanya sebagai pelopor produk kecantikan berkualitas tinggi, tetapi juga sebagai sosok yang mendorong kemandirian industri lokal di tengah dominasi produk impor.

Awal perjalanan bisnisnya dimulai pada tahun 1977 bersama Dr HC. Pranata Bernard dan Theresa Harsini Setiady. Pada 1981, perusahaan meluncurkan pabrik modern pertama di Pulogadung, Jakarta, dengan produk pertama bernama Sariayu Martha Tilaar, yang menjadi cikal bakal merek legendaris di pasar Tanah Air. Dalam perkembangannya, pabrik kedua dibangun di Jl. Pulo Kambing pada 1986, menandai ekspansi produksi yang signifikan.

Pada 1995, produksi jamu pindah ke Gunung Putri, Bogor, sementara pabrik Pulo Ayang diubah fungsi menjadi pusat distribusi dan kantor penjualan. Tahun 1993 menjadi tonggak penting ketika perusahaan mengakuisisi PT Cedefindo, yang memperkuat kapasitas produksi kontrak (makloon) untuk berbagai jenis kosmetik, termasuk produk cair, padat, dan aerosol. Hingga akhir 2011, perusahaan tetap menjalankan operasional jamu melalui perjanjian sewa meskipun aset pabrik di Gunung Putri telah dilepas.

Kini, Martha Tilaar Group terdiri dari enam entitas utama: PT Martina Berto Tbk (MBTO), PT Cedefindo, PT Martha Beauty Gallery, PT Cantika Puspa Pesona, PT Creative Style Mandiri, dan PT Kreasi Boga Primatama. Grup ini tetap aktif dalam produksi kosmetik, jamu, serta layanan manufaktur dan logistik terpadu, baik untuk internal maupun eksternal. Jejaknya dalam membangun merek lokal yang berdaya saing global tetap menjadi inspirasi bagi generasi pengusaha muda.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya