Martha Tilaar Tutup Usia, Warisan Bisnis Kosmetik Tetap Berjaya
Legenda industri kecantikan Indonesia, Martha Tilaar, meninggal dunia pada usia 89 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam dunia kosmetik dan jamu melalui grup perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Martha Tilaar, pendiri dan tokoh pendorong berkembangnya industri kosmetik lokal, tutup usia pada hari Rabu, 14 Oktober, di usia 89 tahun. Kepergiannya dikonfirmasi oleh keluarga besar Tiara Kusuma serta Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia, yang menyebutnya sebagai Dewan Kehormatan organisasi tersebut. Ia dikenang tidak hanya sebagai pelopor produk kecantikan berkualitas tinggi, tetapi juga sebagai sosok yang mendorong kemandirian industri lokal di tengah dominasi produk impor.
Awal perjalanan bisnisnya dimulai pada tahun 1977 bersama Dr HC. Pranata Bernard dan Theresa Harsini Setiady. Pada 1981, perusahaan meluncurkan pabrik modern pertama di Pulogadung, Jakarta, dengan produk pertama bernama Sariayu Martha Tilaar, yang menjadi cikal bakal merek legendaris di pasar Tanah Air. Dalam perkembangannya, pabrik kedua dibangun di Jl. Pulo Kambing pada 1986, menandai ekspansi produksi yang signifikan.
Pada 1995, produksi jamu pindah ke Gunung Putri, Bogor, sementara pabrik Pulo Ayang diubah fungsi menjadi pusat distribusi dan kantor penjualan. Tahun 1993 menjadi tonggak penting ketika perusahaan mengakuisisi PT Cedefindo, yang memperkuat kapasitas produksi kontrak (makloon) untuk berbagai jenis kosmetik, termasuk produk cair, padat, dan aerosol. Hingga akhir 2011, perusahaan tetap menjalankan operasional jamu melalui perjanjian sewa meskipun aset pabrik di Gunung Putri telah dilepas.
Kini, Martha Tilaar Group terdiri dari enam entitas utama: PT Martina Berto Tbk (MBTO), PT Cedefindo, PT Martha Beauty Gallery, PT Cantika Puspa Pesona, PT Creative Style Mandiri, dan PT Kreasi Boga Primatama. Grup ini tetap aktif dalam produksi kosmetik, jamu, serta layanan manufaktur dan logistik terpadu, baik untuk internal maupun eksternal. Jejaknya dalam membangun merek lokal yang berdaya saing global tetap menjadi inspirasi bagi generasi pengusaha muda.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

