Menaker Perbarui Perhitungan KHL untuk Penetapan UMP 2027
Kementerian Ketenagakerjaan kini menyempurnakan estimasi kebutuhan hidup layak guna menjadi acuan penetapan Upah Minimum Provinsi 2027.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.33 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Ketenagakerjaan tengah menyelesaikan proses perhitungan kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai dasar teknis dalam penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun depan. Langkah ini dilakukan dengan menganalisis data yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber terkait, termasuk hasil survei dan evaluasi dari instansi terkait. Proses ini dipastikan berjalan secara sistematis dan akuntabel untuk menghasilkan angka yang representatif terhadap kondisi ekonomi dan sosial di tingkat provinsi.
Pemerintah menegaskan bahwa perhitungan KHL bukan sekadar proyek angka, melainkan bagian dari mekanisme hukum yang diatur dalam UU Pelindungan Ketenagakerjaan. Hasil estimasi nantinya akan menjadi acuan utama dalam diskusi teknis yang melibatkan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional serta Dewan Pengupahan Nasional (Depernas). Proses ini dijalankan sesuai amanat hukum untuk memastikan keputusan pengupahan berbasis data dan konsensus antara pemerintah, buruh, dan pengusaha.
Pada tahap selanjutnya, rekomendasi hasil pembahasan akan diserahkan kepada Dewan Pengupahan Provinsi (Depprov) untuk dikaji secara lokal. Berdasarkan masukan teknis dari lembaga tersebut, gubernur di masing-masing provinsi akan menetapkan angka UMP 2027 secara resmi. Proses ini menjamin keterlibatan daerah dalam penyesuaian upah sesuai realitas ekonomi setempat.
Pemerintah menekankan komitmen untuk menjaga transparansi dan keseimbangan kepentingan dalam seluruh tahapan pengambilan keputusan. Dengan mengacu pada data yang valid dan proses yang partisipatif, diharapkan penyesuaian upah minimum dapat mendukung kesejahteraan pekerja tanpa memengaruhi daya saing sektor usaha. Tujuan akhirnya adalah menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

