Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Menkes Soroti Bahaya Asap Tebal di Palangka Raya

Menteri Kesehatan mengingatkan warga Palangka Raya soal risiko kesehatan akibat polusi PM2.5 tinggi akibat kabut asap dari kebakaran hutan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Menkes Soroti Bahaya Asap Tebal di Palangka Raya📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kondisi udara di Palangka Raya kini berada dalam level berbahaya akibat tebalnya kabut asap yang menyelimuti kota. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan keprihatinan atas tingginya tingkat polusi partikel halus PM2.5, yang dianggap sangat berisiko bagi sistem pernapasan manusia. Ia menekankan bahwa partikel tersebut mampu menembus kedalaman paru-paru dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan serius.

Dalam pernyataan di media sosial, Budi menyebut bahwa paparan jangka panjang terhadap PM2.5 dapat memicu penyakit pernapasan kronis, bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Ia menyoroti khususnya ketidakmampuan masker biasa melindungi jika tidak digunakan dengan benar, terutama jika tidak menutup rapat di area hidung dan pipi.

Ia menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung dengan teknis yang tepat, bukan hanya sekadar memakai masker. Kegagalan menutup celah di wajah akan membuat partikel berbahaya tetap masuk ke saluran napas. Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak meremehkan gejala awal seperti batuk berkepanjangan atau sesak napas.

Masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala tersebut. Budi menekankan bahwa pencegahan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama menghadapi dampak lingkungan yang membahayakan kesehatan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya