Messi dan Yamal: Dari Mandi Bareng ke Final Dunia
Foto lama Messi memandikan bayi Yamal kembali viral menjelang final Piala Dunia 2026, menggambarkan simbol pergantian generasi sepak bola dunia.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.02 WITA·👁 18 orang membaca· 0 hari ini · 45x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - Timnas Argentina resmi melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Inggris dengan skor 2-1 dalam laga semifinal yang digelar pada 15 Juli 2026. Kemenangan ini menandai kembalinya Lionel Messi ke partai puncak kompetisi dunia, kali ini untuk menghadapi Spanyol yang diperkuat bintang muda berbakat, Lamine Yamal. Kedua pemain, meski kini berada di posisi berbeda dalam sejarah sepak bola, memiliki koneksi tak terduga yang kembali menjadi sorotan publik.
Sebuah gambar lama yang menampilkan Messi sedang memandikan bayi berusia sekitar enam bulan kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Foto tersebut diambil pada 2007 dalam rangka kampanye amal bersama Barcelona dan UNICEF, saat klub menyelenggarakan pembuatan kalender tahunan untuk penggalangan dana. Pada saat itu, Messi yang baru berusia 20 tahun dipasangkan dengan seorang bayi dari keluarga di Catalunya, yang kemudian diketahui adalah Lamine Yamal.
Pemotretan dilakukan oleh fotografer Joan Monfort, dan salah satu frame menangkap Messi menopang tubuh bayi Yamal di dalam bak mandi kecil, sementara ibunya berdiri di samping. Gambar itu sempat tidak menarik perhatian luas saat pertama kali dirilis, namun baru pada 2024, ayah Yamal mengunggah kembali foto tersebut saat putranya mulai bersinar di Piala Eropa. Unggahan itu kemudian viral dan menjadi simbol tak terduga dari estafet generasi dalam dunia sepak bola.
Kini, menjelang final Piala Dunia 2026, konteks foto tersebut berubah secara dramatis. Messi tampil sebagai kapten Argentina dan salah satu legenda sepak bola dunia, sementara Yamal menjadi pemain kunci Spanyol dan berpeluang menjalani final Piala Dunia pertamanya. Keduanya sama-sama lulusan akademi La Masia, dengan Yamal kini mengenakan nomor 10—yang selama ini identik dengan Messi. Meski hubungan keduanya tidak pernah lebih dari sekadar kebetulan dalam kegiatan sosial, publik kini melihat foto tersebut sebagai simbol peralihan era.
Yamal sendiri mengungkapkan keinginannya untuk bertemu Messi di final. Ia menyebut bahwa kesempatan ini semakin berarti karena Finalissima—turnamen yang seharusnya mempertemukan juara Copa América dan Piala Eropa—tidak pernah terlaksana. “Saya sudah tumbuh besar, begitu juga Leo. Saya berharap bisa berhadapan dengannya di final, terutama karena Finalissima tidak jadi digelar,” ujarnya dalam wawancara dengan DAZN saat melihat kembali foto ikonik tersebut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Dortmund Singkirkan Frankfurt, Puncaki Klasemen Sementara
Dortmund naik ke posisi teratas klasemen Bundesliga usai menang 1-0 atas Frankfurt lewat gol Beier di menit ke-80.
25 Oktober 2026

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Keduanya memiliki peran penting: sebelum untuk energi, sesudah untuk pemulihan, dengan waktu dan jenis makanan yang sesuai untuk hasil maksimal.
24 Oktober 2026

Indonesia Torehkan Sejarah di Asian Para Games 2026
Kontingen Indonesia menutup Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan 73 medali, melampaui target emas dan menempati posisi delapan secara keseluruhan.
24 Oktober 2026

Veda Ega Ukir Sejarah dengan Pole Pertama di Moto3 Australia
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah sebagai rider pertama asal Tanah Air yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 Australia 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

