Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Moto Prix Piala Wali Kota Sukses Gagas Balap Berkualitas dan Dukung Sosial

Kejuaraan balap motor di Pekanbaru berlangsung meriah dengan total donasi Rp120 juta untuk korban bencana NTT dan dukungan ekonomi bagi UMKM lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 02.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Moto Prix Piala Wali Kota Sukses Gagas Balap Berkualitas dan Dukung Sosial
Foto: Tempo

Kendari, ıNarasikita - Kejuaraan Moto Prix Piala Wali Kota Pekanbaru resmi berakhir setelah dua hari bertanding di Sirkuit Non-Permanen Kompleks Perkantoran Wali Kota, Tenayan Raya, pada 23 Agustus 2026. Acara yang diselenggarakan secara gratis bagi penonton ini berhasil menarik antusiasme warga dengan jumlah pengunjung mencapai ribuan. Selain menjadi ajang kompetisi, event ini juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi dan aksi sosial yang nyata.

Pemkot Pekanbaru menegaskan bahwa kegiatan olahraga tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui dukungan penuh dari pemerintah daerah, seluruh pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi event diberikan akses tanpa biaya, sehingga mendorong perputaran ekonomi lokal. Hal ini turut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkelanjutan.

Salah satu pencapaian utama dari gelaran ini adalah terkumpulnya donasi sebesar Rp120 juta untuk membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur. Uang tersebut dikumpulkan melalui berbagai inisiatif sosial yang digelar selama acara, termasuk donasi sukarela dari penonton dan sponsor. Kepala daerah menekankan bahwa olahraga memiliki potensi besar sebagai alat untuk menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Pertandingan menampilkan sekitar 200 pembalap dari berbagai wilayah Sumatera, termasuk Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Jambi. Total 400 starter dari 15 kategori kelas, termasuk kelas utama dan pendukung, berlaga dengan persaingan ketat hingga lap terakhir. Ardia Farel Ramadhan dari Bukittinggi keluar sebagai juara kelas Bebek Standard U-23 setelah berhasil menyalip lawannya pada laga penentu. Ia menyampaikan apresiasi terhadap kualitas sirkuit yang dinilai ramah bagi pembalap dan mendukung manuver aman.

Pemerintah kota berencana memperluas jangkauan dan frekuensi penyelenggaraan event dengan harapan bisa menggelar tiga kali dalam setahun. Kolaborasi dengan Polresta Pekanbaru menjadi kunci dalam memastikan keamanan dan keteraturan, sekaligus menekan maraknya balap liar di jalan umum. Dengan dukungan infrastruktur dan regulasi yang baik, Pekanbaru berambisi menjadi tuan rumah kejuaraan balap motor tingkat nasional di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya