MKNT Rombak Bisnis, Fokus ke Baja dan Udang
PT Remitra Global International Tbk (MKNT) resmi bertransformasi dari distributor telekomunikasi ke manufaktur baja dan budidaya udang, didukung restrukturisasi kepemilikan dan penambahan modal.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.19 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Setelah menyelesaikan aksi korporasi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD), PT Remitra Global International Tbk (MKNT) secara resmi mengubah arah bisnisnya. Perusahaan yang sebelumnya bergerak di bidang distribusi perangkat telekomunikasi kini beralih fokus ke dua sektor strategis: manufaktur baja struktural dan budidaya udang air payau. Transformasi ini merupakan bagian dari rencana penataan struktur bisnis jangka panjang yang dipimpin oleh manajemen baru.
Kegiatan manufaktur baja telah beroperasi sejak 2008, dengan kapasitas produksi billet awal 100.000 ton per tahun yang berhasil ditingkatkan menjadi dua kali lipat dalam dua tahun. Saat ini, produk baja struktural MKNT dipasarkan untuk berbagai proyek konstruksi di seluruh Indonesia. Di bidang perikanan, anak usaha MKNT mengelola tambak udang di Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, dengan luas lahan 27,72 hektare dan area kolam aktif 12,18 hektare yang terbagi dalam tiga blok, berfokus pada produksi udang berkualitas tinggi.
Pengelolaan baru juga membuka ruang bagi eksplorasi sektor energi terbarukan. Manajemen MKNT kini mengkaji potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), tenaga surya (PLTS), panas bumi (PLTPB), serta pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Langkah ini selaras dengan arahan kebijakan energi nasional dan diharapkan mampu memperkuat fundamental perusahaan dalam jangka menengah hingga panjang.
Pemegang saham baru, PT Headwell Bintang Energi Hijau, kini menjabat sebagai pengendali utama MKNT, dengan Handoyo Setiawan sebagai pemilik manfaat akhir. Melalui PMTHMETD senilai Rp1,024 triliun, sebagian besar utang dikonversi ke saham, didukung suntikan dana tunai Rp200 miliar dari lima investor independen. Hasilnya, posisi ekuitas perusahaan kembali positif, dengan proforma aset mencapai Rp1,60 triliun, liabilitas Rp628 miliar, dan rasio liabilitas terhadap ekuitas sebesar 0,64 kali.
Pembaruan struktur kepemimpinan dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 14 September 2026. Santoso Widjojo ditunjuk sebagai Direktur Utama, sementara Jehuda Ebenhaezer Winata menjabat Direktur. Di sisi komisaris, Handoyo Setiawan menjabat Komisaris Utama, didampingi Idrus Marham dan Erry Firmansyah sebagai komisaris independen. Rencana perluasan kegiatan usaha sebagai holding di Oktober 2026 dan penyesuaian kegiatan usaha melalui RUPSLB tahunan 2026 akan menjadi langkah krusial dalam perjalanan transformasi MKNT.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Evakuasi Medis ABK Korban Penyanderaan Perompak Dilakukan di Bogor
Kapolres Bogor pimpin evakuasi medis ABK kapal MT Honour 25 yang disandera perompak Somalia, dengan pemeriksaan kesehatan dan rujukan ke RS Polri Kramat Jati.
10 Oktober 2026

Avengers: Doomsday Siap Gebrak Layar Lebar
Sebastian Stan memprediksi Avengers: Doomsday akan menyentuh emosi penonton, meski belum melihat hasil akhir film yang tayang Desember 2026.
10 Oktober 2026

Kisah Cinta di Balik Jantung Buatan dan Listrik Misterius
Drama romantis Korea baru menggambarkan hubungan unik antara eksekutif berjantung buatan dan penulis naskah berkekuatan listrik, yang berawal dari kecelakaan tak terduga dan berujung pada perjanjian kerja untuk bertahan hidup.
10 Oktober 2026

NAZA Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Film dokumenter NAZA resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 16 Oktober 2026, setelah mencatat rekor standing ovation 24,5 menit di Venice Film Festival.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Menteri Ara dan Bahlil Bahas Perumahan Ramah Energi Bersih
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.22 WITA

Perkuat Harmonisasi Regulasi, Kemendagri Dorong Pendekatan Preventif
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.22 WITA

Pemerintah Siapkan Hunian Berbasis Energi Bersih di Pusat Industri
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.22 WITA

Diskon Bensin Sementara untuk Pengangkut Umum
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.22 WITA

Trump Tindak ICC Usai Mantan Hakimnya Dapat Nobel
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.21 WITA

Empat Marketplace Mulai Pungut Pajak 1 November 2026
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.20 WITA

Menteri Era Soekarno Dihukum Mati karena Korupsi Skandal Raksasa
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.20 WITA

OJK Tekankan Keamanan Pinjaman Daring untuk Generasi Muda
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.20 WITA

