Diskon Bensin Sementara untuk Pengangkut Umum
Pemerintah Nigeria hadirkan diskon bensin 30 hari bagi operator transportasi umum untuk kurangi beban rumah tangga dan bisnis menjelang pemilu.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Nigeria meluncurkan kebijakan diskon bensin khusus selama sebulan untuk operator transportasi umum di seluruh wilayah, sebagai respons terhadap tekanan ekonomi yang meningkat menjelang pemilihan umum. Kebijakan ini diperkenalkan oleh Menteri Keuangan, Taiwo Oyedele, dalam konferensi pers di Abuja, menekankan bahwa tujuannya adalah meredam lonjakan biaya operasional tanpa mengembalikan subsidi bahan bakar secara langsung. Diskon diberikan atas bensin yang disalurkan oleh NNPC Limited, perusahaan minyak negara yang mengelola jaringan pengisian di seluruh negeri.
Harga bensin di pasar telah melonjak menjadi sekitar 1.400 naira per liter—naik dari 830 naira sebelumnya—akibat kenaikan harga minyak global dan kebijakan pasar bebas yang diterapkan sejak awal masa jabatan Presiden Bola Tinubu. Pemotongan subsidi bahan bakar yang dilakukan pada 2023 menjadi salah satu langkah reformasi ekonomi utama, namun berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat. Kini, kebijakan sementara ini dianggap sebagai upaya menyeimbangkan kebutuhan sosial dengan stabilitas fiskal.
Untuk menstabilkan harga jangka panjang, pemerintah sedang menyiapkan mekanisme modulasi harga dengan menetapkan batas atas sebesar 1.350 naira per liter. Jika harga di pompa melebihi angka tersebut, penanggung jawab seperti penyuling dan importir akan menanggung kekurangan, yang kemudian akan dikompensasi saat kondisi pasar membaik. Menkeu menegaskan bahwa ini bukan subsidi, melainkan alat pengendalian harga yang berkelanjutan dan akan dievaluasi setiap bulan.
Kritik datang dari oposisi, khususnya dari Kongres Demokratik Nigeria yang mengusung Peter Obi, yang menilai kebijakan ini sebagai upaya tersembunyi untuk kembali menerapkan subsidi. Obi menekankan bahwa penurunan harga bahan bakar harus didukung oleh penegakan hukum terhadap korupsi. Sementara itu, kandidat oposisi lain, Atiku Abubakar, mempertanyakan efektivitas kebijakan jangka pendek, menyoroti ketidakpastian setelah masa diskon berakhir. Ia menawarkan solusi berbasis subsidi terfokus pada produksi bahan bakar dalam negeri untuk menekan harga secara struktural.
Pemilu Nigeria dijadwalkan berlangsung pada 16 Januari 2027, dengan isu ekonomi menjadi salah satu fokus utama kampanye. Pemerintah berharap kebijakan sementara ini mampu mengurangi tekanan sosial tanpa mengorbankan konsistensi kebijakan fiskal. Sementara itu, masyarakat menantikan keberlanjutan kebijakan yang benar-benar mampu menopang kehidupan sehari-hari tanpa menimbulkan ketergantungan baru.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Empat Marketplace Mulai Pungut Pajak 1 November 2026
Empat platform e-commerce resmi mulai memungut PPh 0,5% dari omzet pedagang online per 1 November 2026, setelah masa penundaan berakhir.
10 Oktober 2026

OJK Tekankan Keamanan Pinjaman Daring untuk Generasi Muda
OJK menekankan perlunya peningkatan kehati-hatian dan manajemen risiko di sektor pinjaman daring guna melindungi konsumen muda dan mencegah praktik berisiko.
10 Oktober 2026

Investor Global Perluas Lumbung Modal di Manajemen Aset RI
Minat investor asing terhadap sektor pengelolaan aset dan kekayaan di Indonesia terus meningkat, didorong pertumbuhan pasar dan potensi ekspansi bisnis meski IHSG turun hampir 30% sepanjang 2026.
10 Oktober 2026

Bank Mandiri Perkuat Akses Emas Digital dengan Lisensi OJK
Bank Mandiri resmi beroperasi sebagai bank konvensional pertama dengan lisensi bullion dari OJK, meluncurkan layanan emas terintegrasi di aplikasi Livin' by Mandiri.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Menteri Ara dan Bahlil Bahas Perumahan Ramah Energi Bersih
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.22 WITA

Perkuat Harmonisasi Regulasi, Kemendagri Dorong Pendekatan Preventif
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.22 WITA

Pemerintah Siapkan Hunian Berbasis Energi Bersih di Pusat Industri
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.22 WITA

Trump Tindak ICC Usai Mantan Hakimnya Dapat Nobel
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.21 WITA

Evakuasi Medis ABK Korban Penyanderaan Perompak Dilakukan di Bogor
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.20 WITA

Menteri Era Soekarno Dihukum Mati karena Korupsi Skandal Raksasa
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.20 WITA

MKNT Rombak Bisnis, Fokus ke Baja dan Udang
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.19 WITA

Rahayu Djojohadikusumo Mundur dari Komisaris Utama TRIN
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.19 WITA

