Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bank Mandiri Perkuat Akses Emas Digital dengan Lisensi OJK

Bank Mandiri resmi beroperasi sebagai bank konvensional pertama dengan lisensi bullion dari OJK, meluncurkan layanan emas terintegrasi di aplikasi Livin' by Mandiri.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.19 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Bank Mandiri Perkuat Akses Emas Digital dengan Lisensi OJK📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Permintaan emas batangan dan koin di Indonesia mencatat lonjakan signifikan sebesar 40 persen secara tahunan hingga mencapai 15 ton pada kuartal kedua 2026, menunjukkan tren kuat masyarakat terhadap aset berharga. Menyikapi hal ini, Bank Mandiri memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan keuangan digital dengan meluncurkan layanan emas berbasis lisensi bullion yang telah disetujui Otoritas Jasa Keuangan. Layanan ini kini tersedia secara langsung di aplikasi Livin' by Mandiri, menjadikan Mandiri sebagai bank konvensional pertama di Indonesia yang mendapatkan izin tersebut.

Layanan emas digital ini memungkinkan pengguna melakukan berbagai transaksi secara real-time, mulai dari pembukaan tabungan emas, pembelian, penjualan, hingga penarikan emas fisik tanpa perlu beralih aplikasi. Dengan fitur ini, nasabah dapat mengelola aset emas secara fleksibel, sesuai dengan kebutuhan keuangan jangka pendek maupun panjang. Direktur Consumer Banking Bank Mandiri menegaskan bahwa layanan ini dirancang sebagai solusi integratif yang memberi kendali penuh kepada nasabah dalam mengelola investasi emas secara aman, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Tabungan Emas di Livin' by Mandiri mendukung pilihan merek terkemuka seperti ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku, dengan setoran awal hanya mulai dari 0,02 gram atau sekitar Rp50.000. Transaksi selanjutnya bisa dilakukan mulai dari 0,005 gram, sekitar Rp10.000, serta dilengkapi fitur pemantauan harga emas secara langsung di dalam aplikasi. Untuk mempermudah akses, Bank Mandiri juga meluncurkan KSM Emas, skema pembiayaan cicilan emas dengan bunga kompetitif. Setelah lunas, saldo otomatis berubah menjadi tabungan emas digital yang bisa langsung dijual, dibeli, atau diambil fisik.

Kemudahan juga disediakan melalui fitur Ambil Emas, yang memungkinkan nasabah mengonversi saldo emas digital menjadi logam fisik. Pengambilan bisa dilakukan melalui mesin ATM Emas Mandiri atau di kantor cabang, dengan proses yang cepat dan praktis. Nasabah cukup membuka aplikasi, memilih opsi pengambilan, memindai kode QR pada mesin, lalu mengikuti petunjuk layar untuk memilih pecahan emas dan mengambil fisiknya. Inovasi ini menegaskan komitmen Bank Mandiri dalam memperluas inklusi keuangan melalui teknologi.

Hingga Agustus 2026, jumlah pengguna aktif Livin' by Mandiri telah mencapai 42,1 juta, menunjukkan tingginya adopsi layanan digital. Bank Mandiri terus mengembangkan ekosistem ini dengan berbagai fitur baru seperti Multiguna Emas untuk pinjaman dengan agunan emas, auto debet emas untuk investasi rutin, serta transfer emas antar pengguna. Semua ini menjadi bagian dari transformasi digital yang berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan memperkuat ekosistem keuangan nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya