Perkuat Harmonisasi Regulasi, Kemendagri Dorong Pendekatan Preventif
Kemendagri tegaskan pentingnya penyelarasan regulasi daerah sejak perencanaan untuk ciptakan kepastian hukum dan iklim usaha kondusif.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Dalam Negeri kembali menegaskan komitmen untuk menjamin keselarasan regulasi antara pemerintah pusat dan daerah, dengan fokus pada pencegahan tumpang tindih aturan sejak tahap awal penyusunan. Wakil Menteri Dalam Negeri menekankan bahwa tujuan utama bukan sekadar mengurangi jumlah peraturan, melainkan mengurangi ketidakpastian hukum yang dapat menghambat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Berdasarkan evaluasi terhadap rancangan peraturan daerah tahun 2026, hanya 37,6 persen judul rancangan yang sejalan dengan prioritas pembangunan nasional. Angka ini menjadi alarm bagi sistem pengelolaan regulasi yang perlu direformasi secara mendasar. Untuk itu, Kemendagri mengusulkan pergeseran paradigma dari pengawasan korektif pasca penetapan aturan menjadi pendekatan preventif sejak tahap perencanaan.
Empat langkah strategis disiapkan untuk mewujudkan harmonisasi tersebut, meliputi uji dampak kedaerahan terhadap rancangan peraturan tingkat pusat, penyusunan pedoman Perda sektoral, integrasi sistem digital e-Perda dengan e-Harmonisasi Kementerian Hukum, serta pembinaan berjenjang kepada pemerintah daerah. Dengan sistem ini, kualitas peraturan daerah dipastikan lebih tinggi karena didasarkan pada pertimbangan awal yang matang.
Sebagai bentuk penguatan, Kemendagri juga mempertimbangkan pemberian insentif atau penghargaan kepada daerah yang mampu menghasilkan produk hukum berkualitas dan berdampak positif bagi masyarakat serta pelaku usaha. Inisiatif ini diharapkan menciptakan dinamika kompetitif sehat antardaerah dalam membangun regulasi yang efektif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Menteri Ara dan Bahlil Bahas Perumahan Ramah Energi Bersih
Pertemuan Menteri Perumahan dan Menteri ESDM fokus pada integrasi energi bersih dalam proyek perumahan untuk pekerja industri di wilayah strategis.
10 Oktober 2026

Pemerintah Siapkan Hunian Berbasis Energi Bersih di Pusat Industri
Pemerintah mematangkan proyek percontohan perumahan berbasis listrik surya dan gas bumi di sejumlah pusat industri strategis, termasuk Bekasi dan Maluku Utara.
10 Oktober 2026

Mantan Menteri Agama Jualan Beras di Glodok, Sembunyikan dari Keluarga
Seorang mantan menteri agama terkenal dengan kesederhanaan hidup, memilih berdagang beras di Pasar Glodok setelah pensiun, bahkan menyembunyikan profesi tersebut dari keluarganya hingga terbongkar secara tak sengaja.
10 Oktober 2026

Bantuan Pangan Presiden Mulai Disalurkan di Manado
Kemenko Pangan mulai menyalurkan bantuan beras 5 kg di Manado sebagai bagian dari program Bantuan Pangan Presiden untuk periode Oktober–Desember 2026.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Diskon Bensin Sementara untuk Pengangkut Umum
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.22 WITA

Trump Tindak ICC Usai Mantan Hakimnya Dapat Nobel
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.21 WITA

Empat Marketplace Mulai Pungut Pajak 1 November 2026
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.20 WITA

Evakuasi Medis ABK Korban Penyanderaan Perompak Dilakukan di Bogor
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.20 WITA

Menteri Era Soekarno Dihukum Mati karena Korupsi Skandal Raksasa
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.20 WITA

OJK Tekankan Keamanan Pinjaman Daring untuk Generasi Muda
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.20 WITA

Investor Global Perluas Lumbung Modal di Manajemen Aset RI
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.20 WITA

MKNT Rombak Bisnis, Fokus ke Baja dan Udang
Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.19 WITA

