Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Nepal Tolak Bantuan Tim SAR Asing, Fokus Koordinasi Dalam Negeri

Nepal menolak bantuan tim penyelamat dari negara asing meski 469 orang tewas dan 1.400 lainnya masih hilang, dengan fokus pada koordinasi internal melalui tim tanggap darurat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Nepal Tolak Bantuan Tim SAR Asing, Fokus Koordinasi Dalam Negeri📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Nepal memutuskan menolak tawaran bantuan dari berbagai negara, termasuk India, China, Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Sri Lanka, dan Bangladesh, meskipun jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor mencapai 469 orang dan lebih dari 1.400 orang masih dilaporkan hilang. Keputusan ini diambil demi memastikan pengelolaan penanganan bencana tetap berada dalam kendali nasional, dengan sistem koordinasi yang lebih terpusat dan terkendali.

Sebagai respons, pemerintah telah membentuk Tim Tanggap Darurat (ERT) yang dipimpin oleh wakil menteri luar negeri. Tim ini berperan sebagai pusat koordinasi dalam kementerian, mengelola operasi pencarian dan penyelamatan, verifikasi data korban, serta menangani permintaan informasi dari warga negara asing yang terdampak atau hilang. Selain itu, ERT juga menjadi saluran utama bagi keluarga korban, misi diplomatik, dan organisasi internasional yang ingin mendapatkan informasi terkini.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Nepal, Lok Bahadur Poudel Chettri, menyatakan bahwa pihaknya telah mengirim wakil sekretaris ke lokasi operasi khusus di wilayah Timure (Rasuwa) untuk memantau kondisi warga asing yang tidak bisa dihubungi. Informasi yang dikumpulkan akan langsung disampaikan ke kementerian, memastikan respons cepat dan akurat terhadap permintaan dari luar negeri. Mekanisme ini dirancang untuk menghindari tumpang tindih dan mempercepat penyebaran data yang valid.

Pemerintah juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dengan meminta semua divisi terkait untuk tetap berkoordinasi dengan pemerintah asing dan menyampaikan perkembangan terbaru terkait warga negara mereka yang terdampak. Selain itu, misi diplomatik Nepal di luar negeri diperintahkan untuk meminta dukungan keuangan hanya melalui Dana Bantuan Perdana Menteri, menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya