Nepal Tolak Bantuan Tim SAR Asing, Fokus Koordinasi Dalam Negeri
Nepal menolak bantuan tim penyelamat dari negara asing meski 469 orang tewas dan 1.400 lainnya masih hilang, dengan fokus pada koordinasi internal melalui tim tanggap darurat.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Nepal memutuskan menolak tawaran bantuan dari berbagai negara, termasuk India, China, Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Sri Lanka, dan Bangladesh, meskipun jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor mencapai 469 orang dan lebih dari 1.400 orang masih dilaporkan hilang. Keputusan ini diambil demi memastikan pengelolaan penanganan bencana tetap berada dalam kendali nasional, dengan sistem koordinasi yang lebih terpusat dan terkendali.
Sebagai respons, pemerintah telah membentuk Tim Tanggap Darurat (ERT) yang dipimpin oleh wakil menteri luar negeri. Tim ini berperan sebagai pusat koordinasi dalam kementerian, mengelola operasi pencarian dan penyelamatan, verifikasi data korban, serta menangani permintaan informasi dari warga negara asing yang terdampak atau hilang. Selain itu, ERT juga menjadi saluran utama bagi keluarga korban, misi diplomatik, dan organisasi internasional yang ingin mendapatkan informasi terkini.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Nepal, Lok Bahadur Poudel Chettri, menyatakan bahwa pihaknya telah mengirim wakil sekretaris ke lokasi operasi khusus di wilayah Timure (Rasuwa) untuk memantau kondisi warga asing yang tidak bisa dihubungi. Informasi yang dikumpulkan akan langsung disampaikan ke kementerian, memastikan respons cepat dan akurat terhadap permintaan dari luar negeri. Mekanisme ini dirancang untuk menghindari tumpang tindih dan mempercepat penyebaran data yang valid.
Pemerintah juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dengan meminta semua divisi terkait untuk tetap berkoordinasi dengan pemerintah asing dan menyampaikan perkembangan terbaru terkait warga negara mereka yang terdampak. Selain itu, misi diplomatik Nepal di luar negeri diperintahkan untuk meminta dukungan keuangan hanya melalui Dana Bantuan Perdana Menteri, menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

