Dewa United Evaluasi Kekalahan dari Arema FC
Pelatih Osmar Loss akui tim perlu perbaikan efisiensi dan konsistensi setelah kalah 0-4 dari Arema FC di Kanjuruhan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 23.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Dewa United mengakui kekalahan telak 0-4 dari Arema FC pada laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 sebagai momentum krusial untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, menunjukkan dominasi Arema dalam segala aspek permainan, terutama dalam memanfaatkan peluang emas. Pelatih Osmar Loss menyatakan bahwa tim telah mengidentifikasi titik lemah dalam pola permainan, khususnya soal efisiensi di area penyerangan dan transisi cepat.
Ia menekankan bahwa performa tim tidak sepenuhnya buruk, namun terjadi ketidaksesuaian antara peluang yang diciptakan dengan hasil akhir. "Kami punya ruang dan peluang, tetapi tidak mampu mengubahnya menjadi gol," ujar Osmar dalam konferensi pers pasca-laga. Ia menyebut bahwa kegagalan memanfaatkan peluang itu menjadi pemicu utama kekalahan, terlebih setelah Arema mencetak gol kedua yang mengubah arus pertandingan.
Gol-gol Arema dicetak oleh Careca (30', 52'), Samuel Otusanya (65'), dan Julian Guevara (90+5), yang menunjukkan ketajaman dan konsistensi dalam serangan. Osmar menyebut bahwa lawan tampil lebih terorganisir dan lebih efisien dalam mengeksekusi peluang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tim tetap fokus untuk memperbaiki diri sebelum laga berikutnya melawan Persija Jakarta pada Sabtu (31/10).
Dengan raihan 14 poin dari empat kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan, Dewa United tetap berada di posisi kedua klasemen sementara. Namun, kekalahan ini menjadi peringatan bahwa performa tidak bisa diukur hanya dari posisi klasemen, melainkan dari kualitas permainan dan kemampuan menghadapi tekanan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

12 Orang Terluka dalam Penembakan Dekat Stadion FAMU
Penembakan di dekat Stadion Bragg Memorial FAMU menyebabkan 12 orang luka, termasuk anak di bawah umur, dalam perayaan homecoming kampus.
25 Oktober 2026

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Pelatih asal Korea Selatan menekankan pentingnya sistem pembinaan berkelanjutan dan kualitas pelatih muda untuk menopang perkembangan sepak bola Indonesia.
25 Oktober 2026

Laswi Heritage Run 2026 Sukses Gagas Gelora Olahraga di Tengah Warisan Kolonial
Ajang lari 5K di Bandung yang menempuh rute melintasi kawasan cagar budaya berhasil menarik 6.000 peserta, menggabungkan warisan arsitektur kolonial dengan aktivitas sport tourism berkelanjutan.
25 Oktober 2026

Demo Ricuh di Barcelona, 100 Orang Ditangkap
Aksi unjuk rasa di Barcelona berakhir ricuh, menyebabkan 100 orang ditangkap, lebih dari 30 titik kebakaran, dan 14 toko dirusak.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

