Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

OJK Konfirmasi Tidak Ada Delisting CIMB Niaga

OJK memastikan tidak ada rencana delisting CIMB Niaga dari BEI setelah pihak induk membantah isu privatisasi dan menegaskan komitmen memenuhi regulasi pasar modal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.21 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
OJK Konfirmasi Tidak Ada Delisting CIMB Niaga📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara tegas menanggapi isu penghapusan pencatatan saham PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi langsung dengan pihak terkait dan mengapresiasi klarifikasi resmi yang dikeluarkan oleh CIMB Group Holdings Berhad. Ia menekankan bahwa informasi yang beredar sebelumnya tidak berasal dari sumber resmi dan berpotensi menimbulkan kekeliruan publik.

Hasan menegaskan bahwa OJK terus mendorong emiten untuk memenuhi persyaratan free float minimal 15 persen, tetapi menekankan bahwa kebijakan ini dilakukan dengan pendekatan yang progresif dan tidak memaksa. Ia menegaskan bahwa perusahaan yang belum memenuhi kriteria tetap memiliki waktu dan dukungan untuk menyelesaikan ketentuan tersebut, termasuk melalui mekanisme yang disediakan oleh regulator.

Perusahaan induk, CIMB Group Holdings Berhad, secara tegas membantah adanya rencana privatisasi saham CIMB Niaga. Dalam keterangan resmi, manajemen menegaskan bahwa belum ada keputusan formal mengenai penghapusan pencatatan saham di BEI. Perusahaan juga menegaskan bahwa CIMB Niaga tetap menjadi bagian strategis dalam operasional regional dan berkomitmen penuh untuk memenuhi seluruh ketentuan regulator, termasuk persyaratan free float secara tepat waktu dan terstruktur.

Beberapa opsi yang sedang dipertimbangkan oleh perseroan untuk menjaga kualitas pasar termasuk penempatan saham kepada investor strategis, re-IPO, serta privatisasi sebagai salah satu alternatif yang dinilai kredibel. Namun, semua opsi tersebut masih dalam tahap kajian internal dan belum ada keputusan final. Sebagai acuan, CIMB menunjuk pengalaman historis seperti pemegang saham minoritas di CIMB Thai dan CIMB Bank Malaysia sebagai preseden dalam mengelola struktur kepemilikan pasca-penghapusan pencatatan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya