OJK Pantau Perubahan Kendali Bank Saat Isu Akuisisi Beredar
OJK menyatakan akan menilai setiap transaksi yang berpotensi mengubah pemegang saham pengendali bank, termasuk isu akuisisi BCA oleh Haji Isam, yang telah dibantah oleh pihak bank.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 12.07 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 102x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan kembali komitmen untuk memantau setiap perubahan signifikan dalam kepemilikan saham pengendali di sektor perbankan, terutama dalam konteks isu yang beredar mengenai rencana akuisisi salah satu bank swasta terbesar di Indonesia. Dalam pernyataan resmi, OJK menyatakan bahwa setiap transaksi yang berpotensi mengubah kontrol perusahaan akan dievaluasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa evaluasi tidak hanya berfokus pada transaksi saham, tetapi juga mencakup dampak terhadap risiko operasional, konsentrasi kredit, hubungan dengan pihak terkait, serta kualitas tata kelola perusahaan. Pemantauan ini dilakukan untuk mencegah penumpukan risiko yang dapat mengancam stabilitas sistem keuangan nasional.
Pihak OJK menekankan bahwa stabilitas industri perbankan saat ini masih kuat, didukung oleh permodalan yang memadai, likuiditas yang sehat, serta penerapan prinsip kehati-hatian secara konsisten. Dian menegaskan bahwa kebijakan pengawasan akan tetap berlaku untuk setiap aksi korporasi, konsolidasi, atau perubahan struktur kepemilikan yang berpotensi memengaruhi persaingan pasar dan kinerja bank secara keseluruhan.
Sebelumnya, bank yang disebut sebagai objek isu — PT Bank Central Asia Tbk. — telah secara tegas membantah informasi yang beredar di media sosial. Melalui pernyataan resmi dari EVP Corporate Communication & Social Responsibility, Hera F. Haryn, disampaikan bahwa informasi mengenai rencana akuisisi atau aksi korporasi tertentu terhadap BCA adalah tidak benar. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil informasi dari sumber yang tidak jelas.
OJK dan BCA bersama-sama menekankan pentingnya transparansi dan keakuratan informasi dalam ekosistem keuangan. Masyarakat diminta mengakses data dan perkembangan terkini hanya dari sumber resmi, seperti situs perusahaan atau media yang telah terverifikasi, untuk menghindari penyebaran informasi yang menyesatkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Debat terakhir sebelum putaran kedua pemilu Brasil memperlihatkan pertarungan sengit antara Lula dan Flavio Bolsonaro, yang saling menyerang secara pribadi dan menyoroti kebijakan masing-masing.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Pengurangan pasokan gas ke Singapura oleh Indonesia mencapai 17 miliar Btu per hari selama 18 hari, berdampak kurang dari 2 persen terhadap kebutuhan harian negara tersebut.
25 Oktober 2026

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
OpenAI mengakuisisi Orchestra Bio untuk memperluas penerapan kecerdasan buatan dalam pengembangan obat melalui otomasi proses riset dan koordinasi tim ilmiah.
25 Oktober 2026

Gerindra Ungguli PDIP dan Golkar dalam Elektabilitas Survei IPO
Survei IPO menunjukkan Partai Gerindra memimpin elektabilitas dengan 23,1 persen, diikuti PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,7 persen, sementara sebagian besar partai lain berada di bawah 10 persen.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

