Selasa, 13 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Operasi Gabungan di Kampung Boncos Amankan 4 Tersangka dan Bakar 6 Lapak Narkoba

Aparat gabungan berhasil menangkap empat orang dan membakar enam lapak narkoba di Kampung Boncos, Jakarta Barat, dalam operasi penindakan rutin untuk pencegahan peredaran gelap.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 12.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Operasi Gabungan di Kampung Boncos Amankan 4 Tersangka dan Bakar 6 Lapak Narkoba📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, BNNP DKI Jakarta, TNI, dan Satpol PP melaksanakan penggerebekan di Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Senin (12/10), dengan jumlah personel mencapai 116 orang. Operasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah hukum Polda Metro Jaya, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Dalam operasi tersebut, empat orang laki-laki diamankan dengan inisial MI (20), R (32), SA (45), dan MR (34). Mereka ditangkap karena diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkoba. Selain tersangka, petugas menyita berbagai barang bukti, termasuk 15 alat isap sabu (bong), 16 cangklong, satu timbangan elektrik, dua unit ponsel, 20 korek api, serta satu lembar cetakan identitas akun dompet digital atas nama Musyarrofah.

Lebih lanjut, enam bangunan semipermanen yang diduga digunakan sebagai lapak penjualan narkoba berhasil dibakar oleh petugas. Keputusan pembakaran dilakukan sebagai tindakan tegas untuk menghentikan aktivitas ilegal dan mencegah penyebaran pengaruh narkoba di lingkungan tersebut. Dalam operasi sebelumnya, pada Jumat (9/10), tim juga melakukan penggerebekan serupa di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, mengamankan 24 orang dan sejumlah barang bukti, termasuk ganja, sabu, serta senjata tajam seperti pisau, gunting, dan cutter.

Kegiatan ini menegaskan komitmen pihak keamanan dalam menekan peredaran narkoba secara sistematis dan preventif. Penyelidikan terhadap para tersangka masih berlangsung untuk menentukan apakah mereka merupakan pengguna atau jaringan peredaran. Operasi ini menjadi bentuk nyata dari kolaborasi lintas institusi dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat dari ancaman narkoba.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya