Penertiban Parkir Liar Ricuh, Gubernur Minta Proses Hukum
Penertiban di Jaksel berujung keributan hingga petugas Satpol PP terluka, sementara Gubernur meminta kasus tersebut diproses secara hukum dan menekankan pentingnya penataan lahan melalui pembangunan sekolah bertingkat.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 09.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Insiden penertiban di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berakhir dengan keributan antara petugas Satpol PP dan pekerja proyek Kejagung pada Kamis (8/10) siang. Seorang petugas terluka akibat aksi yang dilakukan oleh sejumlah warga, termasuk pedagang nasi warteg keliling yang sempat berada di lokasi. Kejadian tersebut mencuat setelah sejumlah saksi menyampaikan pengalaman langsung terkait penanganan yang dianggap tidak proporsional.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa insiden tersebut harus ditindaklanjuti secara hukum. Ia menekankan pentingnya menjaga kepastian hukum meskipun tetap membuka ruang komunikasi untuk membangun silaturahmi. "Saya minta untuk hal yang seperti ini proses hukumnya tetap ditegakkan, tetapi tentunya kita tetap membuka silaturahmi untuk itu," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta Timur.
Kebijakan penertiban tersebut menjadi bagian dari upaya penataan ruang publik yang lebih terkendali. Di sisi lain, keterbatasan lahan di ibu kota menjadi alasan utama dibangunnya sekolah bertingkat dan terintegrasi. Contohnya, SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 di Pasar Rebo, Jakarta Timur, telah selesai direnovasi dengan konsep bangunan bertingkat untuk memaksimalkan penggunaan lahan.
Pemprov DKI juga menunda keputusan soal penerapan kebijakan ganjil-genap hingga pembangunan jalur MRT hingga Kota Tua selesai. Pramono menyatakan keputusan tidak bisa diambil sebelum kondisi infrastruktur mendukung. "Tentunya kalau saya jawab sekarang, saya tidak melihat kenyataan yang ada," tegasnya saat di Balai Kota Jakarta.
Di bidang budaya dan kewilayahan, Kelurahan Kebon Sirih di Jakarta Pusat masuk dalam 10 finalis Benyamin S Award 2026. Festival Jalan Jaksa dengan tema "Sejarah, Cita Rasa, dan Budaya" menjadi salah satu inovasi yang diusung untuk memperkuat kualitas lingkungan, kenyamanan, dan kesejahteraan warga.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

DPR Minta Status Bencana Nasional Atas Karhutla
DPR mendesak pemerintah tetapkan karhutla sebagai bencana nasional karena dampaknya meluas dan belum mereda setelah tiga bulan.
13 Oktober 2026

Menteri Tenaga Kerja Jerman Mundur Usai Kematian Putri Tiri
Menteri Tenaga Kerja Jerman Baerbel Bas mengundurkan diri dari jabatan dan kepemimpinan partai setelah kehilangan putri tirinya, menyusul tekanan publik yang meningkat.
12 Oktober 2026

Pemerintah Catat Keberhasilan Pemadaman Karhutla Lebih dari 80%
Pemerintah melaporkan tingkat keberhasilan pemadaman kebakaran hutan dan lahan mencapai lebih dari 80%, meski masih terdapat 639 hektare lahan terbakar di enam provinsi.
12 Oktober 2026

Anggaran Pemulihan Pertanian Aceh Masih Tertunda di Tataran Dinas
Realisasi anggaran pemulihan pertanian di Aceh baru mencapai 50–60 persen meski dana sudah cair, sementara Sumatra Utara dan Barat sudah menyerap 70–80 persen.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ruben Onsu Laporkan Fitnah Lewat Media, Polisi Tangkap Pelaku Pembuangan Bayi
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.30 WITA

Operasi Gabungan Gerebek Sembilan Lokasi Narkoba di Sumut
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.29 WITA

BGN Ajak Masyarakat Laporkan Dugaan Penipuan SPPG
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.29 WITA

China Kurangi Insentif Ekspor NEV Mulai 2027
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.28 WITA

Indonesia Fokus Raih Emas di Bulu Tangkis dan Atletik Asian Para Games 2026
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.27 WITA

Ekspor Benih Lobster Dihentikan Selamanya untuk Dorong Budi Daya Lokal
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.27 WITA

Permintaan iPhone 18 Pro Melonjak, Tantangan Pasokan Tak Ganggu Minat Konsumen
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.27 WITA

Huawei Siap Luncurkan Submerek Star Shine untuk Pasar Menengah Bawah
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.26 WITA

