Selasa, 13 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penertiban Parkir Liar Ricuh, Gubernur Minta Proses Hukum

Penertiban di Jaksel berujung keributan hingga petugas Satpol PP terluka, sementara Gubernur meminta kasus tersebut diproses secara hukum dan menekankan pentingnya penataan lahan melalui pembangunan sekolah bertingkat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 09.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
Penertiban Parkir Liar Ricuh, Gubernur Minta Proses Hukum📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Insiden penertiban di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berakhir dengan keributan antara petugas Satpol PP dan pekerja proyek Kejagung pada Kamis (8/10) siang. Seorang petugas terluka akibat aksi yang dilakukan oleh sejumlah warga, termasuk pedagang nasi warteg keliling yang sempat berada di lokasi. Kejadian tersebut mencuat setelah sejumlah saksi menyampaikan pengalaman langsung terkait penanganan yang dianggap tidak proporsional.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa insiden tersebut harus ditindaklanjuti secara hukum. Ia menekankan pentingnya menjaga kepastian hukum meskipun tetap membuka ruang komunikasi untuk membangun silaturahmi. "Saya minta untuk hal yang seperti ini proses hukumnya tetap ditegakkan, tetapi tentunya kita tetap membuka silaturahmi untuk itu," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta Timur.

Kebijakan penertiban tersebut menjadi bagian dari upaya penataan ruang publik yang lebih terkendali. Di sisi lain, keterbatasan lahan di ibu kota menjadi alasan utama dibangunnya sekolah bertingkat dan terintegrasi. Contohnya, SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 di Pasar Rebo, Jakarta Timur, telah selesai direnovasi dengan konsep bangunan bertingkat untuk memaksimalkan penggunaan lahan.

Pemprov DKI juga menunda keputusan soal penerapan kebijakan ganjil-genap hingga pembangunan jalur MRT hingga Kota Tua selesai. Pramono menyatakan keputusan tidak bisa diambil sebelum kondisi infrastruktur mendukung. "Tentunya kalau saya jawab sekarang, saya tidak melihat kenyataan yang ada," tegasnya saat di Balai Kota Jakarta.

Di bidang budaya dan kewilayahan, Kelurahan Kebon Sirih di Jakarta Pusat masuk dalam 10 finalis Benyamin S Award 2026. Festival Jalan Jaksa dengan tema "Sejarah, Cita Rasa, dan Budaya" menjadi salah satu inovasi yang diusung untuk memperkuat kualitas lingkungan, kenyamanan, dan kesejahteraan warga.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya