Selasa, 13 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Permintaan iPhone 18 Pro Melonjak, Tantangan Pasokan Tak Ganggu Minat Konsumen

Analisis JP Morgan menunjukkan permintaan iPhone 18 Pro dan Pro Max lebih tinggi dibandingkan versi sebelumnya, meski terjadi penyesuaian pasokan komponen.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 09.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 14x dibuka
Permintaan iPhone 18 Pro Melonjak, Tantangan Pasokan Tak Ganggu Minat Konsumen📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Permintaan terhadap iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diklaim melampaui tingkat minat terhadap iPhone 17 Pro dan Pro Max pada periode yang sama tahun sebelumnya, berdasarkan evaluasi dari perusahaan bank investasi global JP Morgan. Laporan tersebut menekankan bahwa penurunan volume komponen produksi tidak serta-merta mencerminkan penurunan permintaan pasar, melainkan bagian dari siklus peluncuran strategis yang rutin diterapkan Apple.

Penyesuaian pasokan yang dilakukan sebelum peluncuran model Pro di bulan September dinilai sebagai langkah biasa dalam rantai produksi, bukan indikasi kekhawatiran terhadap daya beli konsumen. Menurut analis JP Morgan, penurunan komponen lebih berkaitan dengan pengelolaan inventaris dan penjadwalan peluncuran bertahap, bukan penurunan permintaan secara keseluruhan.

Pasar di Tiongkok menjadi salah satu indikator utama, di mana permintaan terhadap model Pro versi 18 tercatat lebih kuat dibandingkan versi 17, meski kenaikannya tidak signifikan. Hal ini menunjukkan adanya preferensi konsumen terhadap fitur dan performa tinggi pada generasi baru, terlepas dari kehadiran model reguler yang masih menunggu peluncuran awal tahun depan.

Banyak pengguna yang tidak ingin menunggu rilis iPhone 18 standar justru memilih versi Pro sebagai alternatif langsung, sehingga mendorong penjualan model premium. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap inovasi Apple, terutama dalam hal desain, kinerja, dan teknologi kamera yang diklaim lebih maju.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya