Korea Selatan, Pelajaran Kemandirian Ekonomi dalam 70 Tahun
Transformasi Korea Selatan dari negara terbelakang menjadi negara maju dalam 70 tahun menjadi contoh nyata bagi Indonesia dalam membangun fondasi ekonomi berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 11x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Korea Selatan telah menunjukkan bahwa perubahan signifikan dalam status ekonomi negara dapat terjadi dalam waktu relatif singkat, meskipun dimulai dari kondisi yang sulit. Dalam kurun waktu 70 tahun terakhir, negara tersebut berhasil melampaui kondisi kemiskinan dan ketertinggalan, mengubah dirinya menjadi salah satu kekuatan ekonomi global. Perbandingan dengan Korea Utara, yang berada dalam kondisi serupa secara geografis dan budaya, menegaskan bahwa keberhasilan bukanlah hasil kebetulan, melainkan hasil dari kebijakan strategis yang konsisten.
Menurut pakar ekonomi dunia James A. Robinson, transformasi Korea Selatan melibatkan perubahan mendalam di tiga sektor utama: ekonomi, sosial, dan politik. Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut didukung oleh komitmen tinggi terhadap pendidikan, investasi dalam sumber daya manusia, serta adopsi cepat terhadap teknologi. Kebijakan yang mendorong inovasi dan kewirausahaan juga menjadi kunci utama dalam membangun ekonomi yang inklusif dan dinamis.
Robinson menyoroti bahwa meski proses transformasi ini sering dikaitkan dengan lima generasi, kenyataannya terjadi jauh lebih cepat dari perkiraan. Ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan bukan hanya soal waktu, tetapi juga keberanian dalam mengambil kebijakan jangka panjang yang berani. Dalam diskusi yang digelar oleh Dewan Ekonomi Nasional bersama Prasasti Center for Policy Studies, ia menyampaikan bahwa sistem insentif yang adil dan akses terbuka bagi semua lapisan masyarakat menjadi pilar penting dalam proses tersebut.
Bagi Indonesia, kisah Korea Selatan menjadi bukti nyata bahwa negara berkembang dapat berubah secara signifikan jika mampu membangun fondasi yang kokoh. Dengan memperkuat sistem pendidikan, memperluas akses terhadap teknologi, dan menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi, Indonesia memiliki potensi untuk meniru keberhasilan serupa. Pemahaman mendalam tentang proses yang terjadi di Korea Selatan menjadi modal penting dalam menyusun strategi pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

China Kurangi Insentif Ekspor NEV Mulai 2027
Pemerintah China menurunkan rabat pajak ekspor untuk kendaraan energi baru dari 13% menjadi 9% mulai April 2027, seiring strategi penyesuaian kebijakan subsidi ekspor.
13 Oktober 2026

Ekspor Benih Lobster Dihentikan Selamanya untuk Dorong Budi Daya Lokal
Pemerintah menegaskan penghentian permanen ekspor benih lobster demi memperkuat sektor budi daya dalam negeri dan meningkatkan nilai tambah perikanan nasional.
13 Oktober 2026

Permintaan iPhone 18 Pro Melonjak, Tantangan Pasokan Tak Ganggu Minat Konsumen
Analisis JP Morgan menunjukkan permintaan iPhone 18 Pro dan Pro Max lebih tinggi dibandingkan versi sebelumnya, meski terjadi penyesuaian pasokan komponen.
13 Oktober 2026

Perbedaan Pendapat dalam Hubungan Bukan Ancaman
Perbedaan pandangan dalam hubungan adalah hal wajar, yang penting adalah cara menanganinya dengan komunikasi sehat dan empati.
13 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ruben Onsu Laporkan Fitnah Lewat Media, Polisi Tangkap Pelaku Pembuangan Bayi
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.30 WITA

Operasi Gabungan Gerebek Sembilan Lokasi Narkoba di Sumut
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.29 WITA

DPR Minta Status Bencana Nasional Atas Karhutla
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.29 WITA

BGN Ajak Masyarakat Laporkan Dugaan Penipuan SPPG
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Fokus Raih Emas di Bulu Tangkis dan Atletik Asian Para Games 2026
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.27 WITA

Penertiban Parkir Liar Ricuh, Gubernur Minta Proses Hukum
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.27 WITA

Huawei Siap Luncurkan Submerek Star Shine untuk Pasar Menengah Bawah
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.26 WITA

Turis China Lapor Pencurian Perhiasan Rp179 Juta di Bali
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.15 WITA

