Operasi Pesta Copet: Kisah Copet di Tengah Konser yang Menggugah
Film terbaru berjudul Operasi Pesta Copet tayang 27 Agustus 2026, mengangkat realitas ekonomi dan moral melalui kisah pencopet yang merancang aksi di festival musik besar.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 11.25 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 17x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Film Operasi Pesta Copet yang dirilis pada 27 Agustus 2026 menjadi sorotan baru di layar lebar Tanah Air. Dibintangi Iqbaal Ramadhan sebagai tokoh utama, film ini menggabungkan elemen aksi, kriminal, dan komedi dalam narasi yang menggambarkan tekanan ekonomi dan dilema moral yang dihadapi individu dalam kondisi terpojok. Ijal, karakter utama yang diperankan Iqbaal, kehilangan pekerjaan di pabrik dan terpaksa mencari cara hidup dengan pekerjaan serabutan, termasuk berperan sebagai badut bersama temannya Adut.
Ketika kebutuhan hidup tak kunjung terpenuhi, Ijal menerima ajakan dari kenalan lamanya, Silet, untuk menjadi pencopet di pasar. Kejadian berubah saat ia dan sepupunya, Melodi, menghadiri konser musik. Dalam keramaian yang padat, Ijal menyadari potensi besar dari aksi pencopetan di tempat semacam itu. Ia pun memilih Pestapora—festival musik yang menarik belasan ribu penonton—as target utama operasi mereka.
Dengan bantuan Melodi dan Adut, Ijal merancang strategi secara matang. Mereka mempelajari pola gerak penonton, aktivitas seperti moshing, hingga ritme musik agar bisa menyatu dengan suasana tanpa dicurigai. Mereka juga melibatkan Tia, mantan kekasih Ijal, untuk memperkuat jaringan. Latihan dilakukan di konser kecil sebelum eksekusi di Pestapora, dengan tujuan meminimalkan kesalahan dan memaksimalkan keberhasilan.
Namun, keberhasilan tak lepas dari risiko tinggi yang tak terduga. Film ini tidak hanya menggambarkan aksi pencopetan, tetapi juga menyoroti realitas sosial yang mendorong seseorang melakukan hal terlarang demi bertahan hidup. Dengan label R13+, film ini diharapkan mampu memicu refleksi publik tentang ekonomi, kesenjangan, dan pilihan hidup yang terpaksa diambil di tengah tekanan sosial.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penonton Padati GBK Menyambut Konser Kanye West
Ribuan penonton memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno sebelum konser Kanye West, tampil kompak dengan merchandise khas berlogo bintang merah dan tulisan "YE LIVE AT GELORA BUNG KARNO 10.24.26".
24 Oktober 2026

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Empat event besar digelar serentak di kawasan GBK dan Senayan pada 24 Oktober, memicu rekayasa lalu lintas dan penyesuaian transportasi umum untuk hindari kemacetan parah.
24 Oktober 2026

Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Konser Kanye West di GBK
Dishub DKI Jakarta menerapkan penyesuaian arus lalu lintas di sekitar GBK selama konser Kanye West, mulai malam hingga dini hari, dengan pengalihan rute dan layanan transportasi khusus.
24 Oktober 2026

Konser Kanye West di GBK Siap Digelar dengan Aturan Ketat
Konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno digelar pada 24 Oktober dengan jadwal masuk terpisah berdasarkan kategori tiket dan aturan ketat soal barang bawaan serta akses khusus.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

