Pemerintah Buka Akses Koreksi Data Bansos untuk Warga
Masyarakat diminta aktif melaporkan ketidaksesuaian data penerima bantuan sosial agar program tepat sasaran dan akurat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 09.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kembali menegaskan komitmen memperbaiki kualitas data penerima bantuan sosial melalui mekanisme pemutakhiran mandiri. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengidentifikasi kesalahan klasifikasi, baik dalam bentuk penolakan terhadap penerima yang seharusnya layak (exclusion error) maupun penerimaan oleh pihak yang tidak berhak (inclusion error). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan distribusi bantuan sosial sesuai dengan realitas sosial ekonomi di lapangan.
Kanwal digital dan formal telah disiapkan untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan. Selain melalui struktur pemerintahan desa dan kelurahan hingga Dinas Sosial, warga kini bisa mengakses layanan pemutakhiran melalui WhatsApp resmi, Command Center, aplikasi Cek Bansos, serta platform SIKS-NG yang dilengkapi operator data desa. Sistem ini dirancang agar setiap temuan di lapangan bisa segera diproses tanpa hambatan administratif.
Menurut Menteri Saifullah Yusuf, pembaruan data bukan sekadar prosedur rutin, melainkan respons terhadap dinamika sosial yang terus berubah. Perubahan seperti kelahiran, kematian, perpindahan tempat tinggal, atau perubahan kondisi ekonomi memerlukan penyesuaian data secara berkala. Ia menegaskan bahwa akurasi data merupakan fondasi utama dalam menjamin keberhasilan program bantuan sosial, terutama dalam konteks distribusi yang inklusif dan berkeadilan.
Pemerintah juga menekankan bahwa proses koreksi data dilakukan secara terbuka dan transparan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Dengan adanya Badan Pusat Statistik sebagai pengelola tunggal Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), konsolidasi data menjadi lebih efisien dan terintegrasi. Kolaborasi antara pusat dan daerah, didukung partisipasi publik, menjadi kunci utama dalam membangun sistem sosial yang akurat dan responsif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Menhub Minta Maaf Usai Jenguk Korban KM Virgo 8 di Banjarmasin
Menteri Perhubungan menyampaikan permohonan maaf langsung kepada korban selamat kecelakaan KM Virgo 8 saat meninjau kondisi mereka di rumah sakit Banjarmasin.
14 September 2026

Maudy Ayunda Minta Maaf Usai Video Mindfulness Picu Kontroversi
Aktris Maudy Ayunda meminta maaf atas kontroversi yang muncul dari video opini tentang mindfulness di tengah krisis nasional, menyadari kekurangan refleksi terhadap realitas yang dirasakan banyak pihak.
14 September 2026

Sistem Ganjil-Genap BBM Subsidi Diberlakukan di Sulsel
Pemerintah Sulawesi Selatan mulai terapkan ganjil-genap pelat nomor untuk pengisian BBM subsidi demi mengurai antrean panjang di SPBU sejak 13 September 2026.
14 September 2026

Platform Digital yang Melanggar PP Tunas Siap Denda hingga Diblokir
Pemerintah siap menerapkan sanksi denda hingga pemblokiran akses terhadap platform digital yang tidak patuh terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang perlindungan anak dalam sistem elektronik.
14 September 2026
Berita Lainnya

Suahasil Dilantik, Pengusaha Optimistis Dorong Tumbuh Ekonomi 8%
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

Suahasil Tegaskan Kelanjutan Kebijakan Keuangan Negara
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan, Tekankan Kredibilitas Institusi
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

Menkeu Dorong Perluasan Penindakan Rokok Ilegal
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

IHSG Melemah Saat Peluncuran Bansos Digital Ditetapkan Oktober
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Suahasil Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Tantangan Fiskal Makin Ketat
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Pergantian Menteri Keuangan Tak Ganggu Progres Whoosh
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Purbaya Siapkan Skema BPD Financing untuk Dorong Pembangunan Daerah
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA


