Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Dorong Akses Digital untuk UMKM Sultra

Pemerintah Sulawesi Tenggara mempercepat transformasi digital bagi pelaku UMKM melalui pelatihan dan infrastruktur pendukung.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 07.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kini memperluas akses digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh wilayah. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar regional dan nasional dengan memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi dan penjualan. Sejalan dengan kebijakan nasional, pemerintah daerah menargetkan 50 ribu UMKM terkoneksi digital hingga akhir tahun ini.

Kegiatan pelatihan digital telah dimulai sejak awal tahun, dengan fokus pada pemanfaatan media sosial, e-commerce, hingga pengelolaan data pelanggan. Dalam pelatihan pertama yang diikuti oleh 1.200 pelaku usaha dari 18 kabupaten, peserta dilatih mengelola toko online, membuat konten promosi, serta memahami dasar-dasar pemasaran digital. Kegiatan ini dilakukan secara daring dan luring di lima pusat pelatihan yang tersebar di wilayah utama.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sultra menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis untuk memastikan keberlangsungan usaha di era ekonomi digital. “Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan berkembang melalui teknologi,” ujar dia dalam pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa pelatihan akan terus berlanjut dengan pendampingan berkelanjutan hingga pelaku usaha mampu mengelola bisnis secara mandiri secara digital.

Dukungan infrastruktur seperti peningkatan jaringan internet dan penyediaan perangkat lunak dasar juga menjadi bagian dari program. Dengan koneksi internet yang lebih stabil dan akses ke aplikasi digital yang terjangkau, pelaku UMKM di daerah terpencil diharapkan bisa ikut merasakan manfaat dari digitalisasi ekonomi. Tujuan jangka panjangnya adalah menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya