Pemerintah Gencar Manfaatkan Rumah Macet untuk Penuhi Target FLPP
Pemerintah berupaya mengejar target penyaluran 350.000 unit rumah subsidi tahun 2026 dengan memanfaatkan lebih dari 82.000 unit rumah bermasalah dari portofolio KPR yang telah mangkrak.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.01 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kini mengambil langkah strategis untuk mempercepat realisasi program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dengan memanfaatkan kembali rumah-rumah yang sebelumnya menjadi non-performing loan (NPL) di sektor perbankan. Sebanyak 82.000 unit rumah yang terbengkalai akibat gagal bayar atau tidak terpakai diharapkan dapat dihidupkan kembali sebagai solusi hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Langkah ini diambil menyusul keterlambatan realisasi penyaluran hingga 21 September 2026 yang baru mencapai 154.034 unit dari target 350.000 unit.
Skema pemanfaatan kembali aset perumahan ini berfokus pada rumah yang sudah berdiri tetapi bermasalah secara finansial, termasuk yang kosong atau tidak terpakai dalam waktu lama. Dengan tidak perlu membangun dari awal, proses pengalihan kepemilikan dan penyaluran dapat dipercepat, menghindari hambatan seperti perizinan, verifikasi lahan, dan waktu konstruksi yang panjang. Lokasi rumah-rumah tersebut juga cenderung berada di kawasan yang sudah terbangun, bahkan beberapa di antaranya lebih dekat dengan pusat aktivitas ekonomi dibandingkan proyek perumahan baru.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan bahwa pendekatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan penyaluran FLPP. Ia menilai bahwa dengan skema daur ulang rumah eks-NPL, target 350.000 unit bisa tetap tercapai meski masih menyisakan waktu tiga bulan hingga akhir tahun. “Kami tetap optimistis. Skema rumah recycle dan rusun harus segera dijalankan untuk memperkuat stok,” tegasnya dalam evaluasi publik di kantor BP Tapera.
Untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan hukum, pemerintah menekankan pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap aset sebelum diberikan kembali ke masyarakat melalui FLPP. Proses ini mencakup verifikasi kepemilikan, status legalitas, serta kondisi fisik bangunan. Tujuannya adalah menghindari risiko moral hazard dan memastikan bahwa program tidak menimbulkan kembali masalah serupa. Selain itu, pemerintah juga menargetkan akad massal sebanyak 71.000 unit di Jawa Timur pada 17 Desember 2026 sebagai bagian dari strategi percepatan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Pembayaran cicilan pinjaman Kopdes Merah Putih senilai Rp37 triliun ditunda karena belum menerima tagihan resmi dari Himbara dan kelengkapan administrasi belum selesai.
21 September 2026

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Saham BYAN turun 5,06% ke level Rp13.125 meski tiga anak usahanya resmi mendapat revisi RKAB 2026 dari Kementerian ESDM dengan tambahan kuota produksi 15–20 juta ton.
21 September 2026

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Bursa Efek Indonesia resmi menurunkan batas harga terendah saham dari Rp50 menjadi Rp1, berlaku mulai 28 September 2026, untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi pasar.
21 September 2026

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) resmi menunjuk Romy Bareno, putra jurnalis Karni Ilyas, sebagai komisaris independen sejak 16 September 2026.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Senin, 21 September 2026, 23.12 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia Usai Tundukkan Inggris
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Tuchel Pertahankan Keputusan Pemain Meski Inggris Gagal ke Final
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

