Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Menteri Pertanian menegaskan harga beras akan turun dalam pekan ini berkat peningkatan pasokan dan penertiban beras fortifikasi yang tidak sesuai standar.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah optimistis harga beras akan mengalami penurunan pada pekan ini, seiring dengan peningkatan distribusi melalui operasi pasar dan penyaluran beras dari stok pemerintah. Menteri Pertanian menegaskan bahwa ketersediaan beras dalam jumlah cukup, termasuk stok Bulog yang mencapai 4,6 juta ton, menjadi fondasi utama untuk menstabilkan harga di tingkat konsumen. Langkah ini diperkuat dengan pemanfaatan gudang penyimpanan tambahan yang mampu menampung hingga 2 juta ton, menunjukkan komitmen menjamin pasokan yang aman.
Penyaluran beras stabilisasi telah dilakukan secara intensif, terutama ke jaringan ritel modern, guna menjangkau konsumen secara luas. Dalam periode Januari hingga pertengahan September 2026, total penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai sekitar 2,3 juta ton melalui berbagai program intervensi. Pemerintah juga sedang menyiapkan tambahan kuantum sebesar 1 juta ton beras SPHP untuk daerah yang mengalami tekanan harga, serta menyiapkan bantuan pangan beras bagi sekitar 33,4 juta warga di seluruh Indonesia.
Meski stok cukup, harga beras medium naik menjadi Rp14.644 per kilogram pada minggu ketiga September 2026, meningkat dari Rp14.534 di bulan sebelumnya, sementara beras premium naik dari Rp16.382 menjadi Rp16.495 per kilogram. Menteri menilai kenaikan tersebut tidak sejalan dengan kondisi stok yang melimpah. Ia menegaskan bahwa alasan kenaikan harga harus dipertanyakan, terutama ketika pasokan pemerintah masih berada di level aman.
Upaya penertiban terhadap beras fortifikasi yang tidak sesuai standar juga diperkuat. Sebanyak 25 merek telah ditemukan bermasalah dan diberikan surat peringatan oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) dalam koordinasi dengan Badan Pangan Nasional. Hingga awal September, semua merek tersebut telah menghentikan produksi dan menarik stok dari peredaran. Pemerintah akan mencabut izin produk yang terbukti melanggar dan menindak pelakunya secara hukum.
Sebagai langkah sementara, peredaran beras fortifikasi dimoratoriumkan hingga standar mutu dan kandungan dipastikan sesuai label. Pemerintah menegaskan tiga jalur penanganan utama: pencabutan izin, moratorium, dan proses hukum. Dengan langkah ini, diharapkan pasar beras dapat kembali stabil dan harga tetap terkendali di tengah kebutuhan pangan masyarakat yang terus meningkat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Penerapan bahan bakar nabati E50 dan B50 ditargetkan menghemat devisa hingga Rp500 triliun per tahun melalui pengurangan impor energi.
21 September 2026

Prabowo Sebut Kritikus "Goblok", Pakar Soroti Tanda Otoritarianisme
Presiden Prabowo menyebut para pakar dan akademisi yang mengkritiknya sebagai "goblok", pernyataan yang dikhawatirkan memperburuk budaya kritis dan memperkuat dominasi kekuasaan.
21 September 2026

Trump Cabut Akses Jurnalis, AS Setujui Penjualan F-35 ke Saudi
Pemerintahan Trump mencabut akses media ke Gedung Putih terhadap tiga outlet, sementara AS setujui penjualan jet F-35 bernilai miliaran dolar ke Arab Saudi, memicu protes dari Israel dan Iran tetapkan syarat untuk perundingan terkait Selat Hormuz.
21 September 2026

Wali Kota New York Apresiasi Kebijakan Transportasi Jakarta
Gubernur Jakarta Pramono Anung memaparkan strategi pengelolaan mobilitas dan subsidi transportasi massal kepada Wali Kota New York Zohran Mamdani dalam pertemuan di ajang U20 Mayors Summit 2026.
21 September 2026
Berita Lainnya

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Senin, 21 September 2026, 23.12 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

