Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) resmi menunjuk Romy Bareno, putra jurnalis Karni Ilyas, sebagai komisaris independen sejak 16 September 2026.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan BUMN pengelola bandara, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), atau InJourney Airports, secara resmi mengangkat Romy Bareno sebagai anggota Dewan Komisaris Independen. Keputusan ini berdasarkan Surat Keputusan Pemegang Saham Nomor 402 Tahun 2026 dan Nomor KEP.DU.01/08.03.01/16/09/2026, yang dikeluarkan pada 16 September 2026. Pengumuman ini telah disampaikan melalui keterbukaan informasi publik di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 18 September 2026.
Pengangkatan Romy Bareno mencatatkan perubahan struktur kepemimpinan di jajaran komisaris. Ia menggantikan posisi Abdul Muis yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen sejak September 2024. Pemberhentian Abdul Muis dilakukan secara hormat dan sesuai prosedur perusahaan. Proses ini juga telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari kewajiban pelaporan fakta material.
Komposisi terbaru Dewan Komisaris InJourney Airports kini terdiri dari delapan anggota, termasuk tiga komisaris independen baru. Di antaranya adalah Djamaluddin, Imelda Sari, Eva Yuliana, Yunus Nusi, dan Romy Bareno. Sementara itu, posisi komisaris tetap diisi oleh Erwan Agus Purwanto, Dita Indah Sari, dan Elly Engelbert Lasut. Komisaris Utama tetap dipercayakan kepada Antoni Arif Priadi.
Dengan kehadiran Romy Bareno, struktur pengawasan perusahaan diperkuat melalui keterlibatan tokoh muda yang memiliki latar belakang keluarga publik, namun dengan komitmen profesionalisme dalam tata kelola perusahaan. Angkasa Pura Indonesia menegaskan bahwa keputusan ini murni berdasarkan kualifikasi dan kredensial yang memenuhi standar keanggotaan dewan komisaris.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Pembayaran cicilan pinjaman Kopdes Merah Putih senilai Rp37 triliun ditunda karena belum menerima tagihan resmi dari Himbara dan kelengkapan administrasi belum selesai.
21 September 2026

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Saham BYAN turun 5,06% ke level Rp13.125 meski tiga anak usahanya resmi mendapat revisi RKAB 2026 dari Kementerian ESDM dengan tambahan kuota produksi 15–20 juta ton.
21 September 2026

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Bursa Efek Indonesia resmi menurunkan batas harga terendah saham dari Rp50 menjadi Rp1, berlaku mulai 28 September 2026, untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi pasar.
21 September 2026

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
BSI meluncurkan fitur infaq rutin terjadwal di aplikasi BYOND untuk memudahkan masyarakat menyalurkan sedekah secara konsisten dan terstruktur.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Senin, 21 September 2026, 23.12 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia Usai Tundukkan Inggris
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Tuchel Pertahankan Keputusan Pemain Meski Inggris Gagal ke Final
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Argentina dan Spanyol Bertemu di Final Piala Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.10 WITA

