Pemerintah Siapkan E20 2028, Butuh 400.000 KL Bioetanol
Indonesia menargetkan implementasi bensin campur etanol 20% pada 2028, dengan kebutuhan stok etanol mencapai minimal 400.000 kiloliter.
Redaksi iNarasikita·Senin, 26 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia kembali memperkuat rencana transisi energi dengan menetapkan target penerapan bensin berbahan bakar campuran etanol 20% (E20) pada tahun 2028. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam pengembangan energi terbarukan dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan pasokan etanol sebanyak 400.000 hingga 500.000 kiloliter, yang harus dipenuhi dari produksi dalam negeri.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) menegaskan bahwa implementasi pencampuran etanol 10% (E10) secara wajib (mandatory) ditargetkan bisa berjalan pada 2027. Saat ini, pihaknya tengah menyusun kerangka teknis dan regulasi pendukung untuk memastikan kesiapan infrastruktur serta ketersediaan bahan baku. "Kita fokus pada komitmen pasokan bahan baku, karena tanpa itu kebijakan tidak bisa berjalan," ujar petinggi Kementerian ESDM dalam pernyataan di Jakarta.
Kendati demikian, realisasi produksi etanol dalam negeri masih jauh dari target. Saat ini, kapasitas produksi etanol hanya mencapai sekitar 70.500 kiloliter. Jumlah ini jauh di bawah kebutuhan minimum untuk mendukung E20. Oleh karena itu, pemerintah menekankan perlunya peningkatan kapasitas produksi melalui pembangunan 11 pabrik etanol baru, yang saat ini sedang dalam proses perencanaan dan MoU dengan mitra industri.
Selain membangun pabrik baru, pemerintah juga mendorong revitalisasi fasilitas produksi yang sudah ada guna meningkatkan efisiensi dan output. Fokus utama adalah mengoptimalkan produksi dari bahan baku lokal seperti tebu, jagung, dan limbah pertanian. "Kita tidak bisa mengandalkan impor. Semua harus berasal dari dalam negeri, dan harus terus diperkuat dari sisi ketersediaan lahan hingga rantai pasok," tegas petinggi EBTKE.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pramono Ajak Warga Dukung JRF 2026, Jakarta Semakin Diperhitungkan Global
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas ribuan peserta JRF 2026 dan turut berlari kategori 10K, menegaskan peningkatan kepercayaan dunia terhadap Jakarta sebagai penyelenggara ajang olahraga internasional.
26 Oktober 2026

PDIP dan Gerindra Soroti Dampak Putusan MK Soal Ijazah Wapres Gibran
Putusan MK yang tak temukan ijazah sah Gibran tak cukup untuk gugurkan jabatannya, sebut PDIP dan Gerindra, sambil menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik dan konstitusi.
26 Oktober 2026

Indonesia Kecam Serangan Teror di Gereja Yordania
Pemerintah Indonesia mengecam tegas serangan teroris di gereja Ortodoks Karak, Yordania, yang menewaskan delapan orang dan melukai 27 lainnya, serta menyampaikan dukungan penuh kepada pemerintah dan rakyat Yordania.
26 Oktober 2026

Serikat Buruh Diminta Kawal Implementasi UU Ketenagakerjaan Baru
Menteri Ketenagakerjaan mengajak seluruh serikat pekerja turut mengawal pelaksanaan UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang telah disahkan Oktober 2026.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ir. H. Andi Pangerang Umar Mantan Bupati Kolaka Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun
Senin, 26 Oktober 2026, 13.11 WITA

UIN Kolaka Gelar Adu Kreativitas dalam Bulan Bahasa
Senin, 26 Oktober 2026, 13.06 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Menteri dengan Kinerja Terbaik Menurut Survei
Senin, 26 Oktober 2026, 12.27 WITA

18 Orang Diamankan dalam Gerebek Narkoba di Kampung Madani
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, Penindakan Wajib Direkam
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Mekanik Tangerang Kaget Dapat Tagihan Pajak McLaren Rp137 Juta
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

Pria di Madiun Tewaskan Istri Siri dan Anaknya dengan Cara Sadis
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA
Paus Serukan Hentikan Perang di Yaman dan Doakan Korban Penembakan Yordania
Senin, 26 Oktober 2026, 12.24 WITA

