Pemerintah Siapkan Perlindungan Siber Hadapi Era Kuantum
Pemerintah memperkuat ketahanan siber nasional dengan mempersiapkan sistem kriptografi pasca-kuantum demi mengamankan data digital di tengah percepatan transformasi ekonomi digital dan ancaman teknologi kuantum.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 09.22 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 125x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia menekankan urgensi memperkuat sistem keamanan siber menyusul perkembangan pesat teknologi komputasi kuantum yang berpotensi melemahkan enkripsi tradisional. Dalam acara strategis di Jakarta, pejabat pemerintah menegaskan bahwa antisipasi terhadap ancaman siber di era kuantum harus menjadi bagian integral dari strategi nasional, terutama mengingat tingginya ketergantungan masyarakat dan sektor ekonomi terhadap layanan digital. Kesiapan ini diperlukan agar infrastruktur digital tetap aman dan dapat dipercaya oleh publik.
Nilai ekonomi digital Indonesia terus meningkat, dengan proyeksi nilai gross merchandise value (GMV) mencapai US$100 miliar pada 2025—naik 14 persen dari tahun sebelumnya—dan diperkirakan melonjak menjadi US$340 miliar pada 2030. Di sisi lain, transaksi pembayaran digital mencapai 12,99 miliar pada kuartal III 2025, tumbuh 38,08 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menekankan perlunya perlindungan data yang lebih kuat agar kepercayaan publik tidak terganggu oleh risiko kebocoran atau gangguan siber.
Ancaman utama yang kini menjadi perhatian adalah skenario "Harvest Now, Decrypt Later" (HNDL), di mana data terenkripsi saat ini dikumpulkan untuk dibuka di masa depan ketika komputasi kuantum telah matang. Oleh karena itu, pemerintah mendorong penerapan Post-Quantum Cryptography (PQC)—metode enkripsi yang tahan terhadap serangan komputer kuantum—sebagai langkah strategis. Penerapannya bukan sekadar pergantian algoritma, melainkan melibatkan pemetaan sistem kritis, penyiapan SDM, dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberlanjutan layanan publik.
Pemerintah juga menekankan pentingnya kemandirian teknologi nasional, meskipun tetap membuka kerja sama internasional dengan negara-negara seperti Amerika Serikat dan China dalam pengembangan kecerdasan buatan. Upaya ini sejalan dengan rencana penandatanganan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) pada November, yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas digital regional dan menaikkan nilai ekonomi digital kawasan dari US$1 triliun menjadi US$2 triliun.
Komitmen terhadap keamanan siber ini merupakan bagian dari Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital. Dengan membangun ekosistem digital yang aman, terintegrasi, dan berkelanjutan, pemerintah bertujuan agar pertumbuhan ekonomi digital tidak hanya berfokus pada volume transaksi, tetapi juga didukung oleh ketahanan teknologi dan kemampuan adaptif terhadap ancaman baru.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026

Microsoft Perkenalkan Layanan Berlangganan Waktu Bermain Xbox Cloud
Microsoft meluncurkan Xbox Cloud Playtime, layanan streaming game berbasis pembelian durasi waktu tanpa wajib langganan Game Pass, mulai November 2026.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

