Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Siapkan Stimulus Rp31 Triliun untuk Perkuat Daya Beli Kuartal IV 2026

Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi Rp31 triliun di kuartal IV-2026, mencakup bantuan beras dan subsidi upah bagi 13,3 juta pekerja.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 21.21 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 47x dibuka
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp31 Triliun untuk Perkuat Daya Beli Kuartal IV 2026📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah tengah mematangkan mekanisme penyaluran paket stimulus ekonomi senilai Rp31 triliun yang akan diberlakukan pada kuartal keempat tahun 2026. Tujuan utamanya adalah memperkuat daya beli masyarakat, khususnya kelompok pekerja berpenghasilan rendah. Dalam rapat koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis menjaga stabilitas ekonomi nasional di akhir tahun.

Paket tersebut mencakup bantuan beras sebesar Rp17,55 triliun untuk 33,2 juta keluarga dan subsidi upah sebesar Rp300.000 per bulan bagi 13,3 juta pekerja yang bergaji maksimal Rp3,5 juta. Penyaluran dana akan dilakukan melalui sistem rekening perbankan terpadu guna mempercepat distribusi dan meminimalkan potensi penyimpangan. Mekanisme ini didukung oleh integrasi data dan digitalisasi sistem keuangan yang telah diperkuat secara nasional.

Selain bantuan langsung, pemerintah juga memperluas insentif fiskal melalui Pajak Penghasilan (PPh) Ditanggung Pemerintah bagi pekerja dengan penghasilan hingga Rp10 juta per bulan. Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban pajak dan menjaga kesejahteraan keluarga buruh, terutama di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok. Keringanan pajak ini menjadi bagian dari pendekatan holistik dalam mendukung stabilitas ekonomi mikro.

Untuk memastikan inklusi finansial, pemerintah juga meluncurkan program satu orang satu rekening dengan setoran awal Rp50.000. Anggaran sebesar Rp1,28 triliun dialokasikan untuk mendorong pembukaan rekening bagi sekitar 25 juta warga dari desil 1 hingga 4 yang berusia di atas 17 tahun. Program ini tidak hanya bertujuan memperluas akses keuangan, tetapi juga menjadi fondasi bagi efektivitas penyaluran bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi produktif di tingkat desa.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya