Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pengalihan Saham KCIC Tetap Jalan Meski Jabatan Menkeu Berganti

Proses pengalihan saham BUMN di KCIC tetap berjalan lancar meski terjadi pergantian menteri keuangan, dengan rencana penyelesaian dalam pekan ini.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Pengalihan Saham KCIC Tetap Jalan Meski Jabatan Menkeu Berganti📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pengalihan kepemilikan saham BUMN di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tetap berjalan sesuai rencana, meskipun terjadi pergantian menteri keuangan. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan bahwa transisi kepemimpinan tidak mengganggu kelancaran program strategis, termasuk penyerahan saham KCIC ke Kementerian Keuangan. Ia menekankan komitmen koordinasi segera dengan pejabat baru, Suahasil Nazara, yang telah dilakukan melalui komunikasi langsung.

Rosan menyampaikan bahwa pertemuan langsung dengan Menteri Keuangan baru akan digelar pada Kamis atau Jumat pekan ini. Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memastikan kelancaran berbagai program yang sedang berjalan, khususnya terkait pengelolaan aset strategis melalui Special Mission Vehicle (SMV) milik Kemenkeu. Ia menegaskan bahwa kerja tim tetap berjalan tanpa hambatan, dengan harapan proses pengalihan dapat rampung dalam pekan ini.

Saat ini, kepemilikan saham KCIC terbagi antara konsorsium dalam negeri yang terdiri dari PT Kereta Api Indonesia, PT Wijaya Karya, PT Jasa Marga, dan PT Perkebunan Nusantara, yang menguasai 60 persen, serta konsorsium China melalui Beijing Yawan HSR Co. Ltd. untuk 40 persen sisa. Seluruh saham BUMN akan dialihkan sepenuhnya ke salah satu SMV Kemenkeu, yang memiliki kapasitas keuangan untuk mengelola aset tanpa harus menambah beban APBN.

Proses ini sebelumnya disampaikan oleh Menteri Keuangan sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menegaskan bahwa pengalihan tidak membawa konsekuensi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang diperkirakan mencapai Rp79 triliun. Dengan pengelolaan melalui SMV, aset tetap terjaga tanpa intervensi langsung anggaran negara. Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai menteri keuangan pada 14 September, menggantikan Purbaya, dan akan melanjutkan program strategis yang telah disiapkan sebelumnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya