Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penguatan UMKM Jadi Sorotan Utama Kebijakan Pemerintahan Prabowo

Pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai berhasil memperkuat ekosistem UMKM melalui peningkatan akses KUR dan pembentukan kementerian khusus untuk sektor tersebut.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 15.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Penguatan UMKM Jadi Sorotan Utama Kebijakan Pemerintahan Prabowo📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi salah satu pencapaian utama dalam dua tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah menekankan bahwa kebijakan terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR) kini lebih terukur dan dapat dirasakan secara nyata oleh pelaku usaha di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.

Pemisahan fungsi antara kementerian yang menangani koperasi dan UMKM dinilai memperjelas arah kebijakan, sehingga setiap sektor dapat dikembangkan secara spesifik dan terarah. Dengan adanya Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM yang terpisah, fokus program pun lebih terfokus, termasuk dalam penyaluran KUR yang kini tersedia bagi pelaku usaha mulai dari skala mikro hingga menengah.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp370 triliun untuk penyaluran KUR melalui lembaga perbankan pada tahun ini. Targetnya adalah memastikan bahwa akses pembiayaan tersebut mencapai seluruh pelosok Indonesia, termasuk daerah terluar dan tertinggal. Meski begitu, Siti menilai masih perlu peningkatan dalam aspek pelayanan, sosialisasi, pemanfaatan, serta pengawasan agar dana tersebut benar-benar memberi dampak optimal bagi usaha kecil.

Kerja sama antara koperasi desa dan koperasi yang sudah mapan juga menjadi fokus utama. Ia menyebut bahwa koperasi Merah Putih yang baru didirikan dapat berjalan beriringan dengan koperasi yang telah berdiri lama, seperti yang memiliki unit usaha seperti supermarket, minimarket, dan lembaga simpan pinjam. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi lokal tanpa menggantikan eksistensi yang sudah ada.

Selain itu, pemerintah juga mendorong keterlibatan UMKM dalam rantai pasok industri strategis, seperti industri kendaraan listrik BYD. Peluang ini diharapkan mampu membuka akses bagi pelaku usaha kecil untuk memasok komponen seperti mur dan baut. Dengan melibatkan UMKM dalam rantai produksi, pembangunan tidak hanya menumbuhkan sektor industri, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di tingkat bawah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya