Penindakan Narkoba dan Emas Ilegal Picu Peningkatan Patroli Khusus
Operasi gabungan berhasil mengamankan 1,16 ton ketamin dan 4,266 gram emas ilegal, menunjukkan komitmen penegakan hukum di sektor perdagangan ilegal.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 09.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Tim gabungan dari Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, dan Polda Sumut berhasil menangkap kapal MT Global 168 yang membawa 1,16 ton ketamin HCL di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Penangkapan ini dilakukan setelah adanya informasi intelijen yang menyebutkan aktivitas penyelundupan narkoba dalam skala besar. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa operasi ini merupakan hasil koordinasi lintas instansi dan menekankan pentingnya sinergi dalam menekan peredaran narkoba jenis psikotropika.
Di tempat terpisah, Bea Cukai Yogyakarta menggagalkan upaya ekspor ilegal emas padat seberat 4.266 gram yang dibungkus dalam bentuk kapsul. Penindakan dilakukan di Yogyakarta Internasional Airport (YIA) setelah adanya laporan informasi intelijen mengenai dua penumpang yang akan terbang ke Singapura. Kepala Kanwil DJBC Jawa Tengah dan DIY, Agus Yulianto, menyatakan bahwa emas tersebut diselundupkan dengan modus menyamarkan barang sebagai barang konsumsi, dan telah melanggar ketentuan ekspor ilegal.
Kasus lain yang mendapat perhatian adalah gangguan kelistrikan di Pulau Batam dan Bintan, Kepulauan Riau, yang menyebabkan pemadaman listrik meluas pada 12 Oktober 2026. Bareskrim menetapkan lima orang sebagai tersangka setelah investigasi menunjukkan bahwa korsleting listrik bermula dari masuknya hewan liar—kera—ke dalam area Trafo 1 Gardu Induk Sei Harapan. Sistem proteksi yang tidak berfungsi optimal ditemukan sebagai faktor pemicu kegagalan dalam menangani gangguan awal.
Operasi lain yang dilakukan adalah penertiban terhadap warga negara asing (WNA) di wilayah Jakarta Selatan. Direktorat Jenderal Imigrasi mengamankan 45 WNA dalam operasi pengawasan di kompleks apartemen Kalibata City. Operasi dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko dan dilakukan pada dini hari untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan tinggal dan izin tinggal.
Kapolri menegaskan bahwa semua kasus ini sedang dalam proses penyidikan dan penanganan secara tuntas oleh instansi terkait, termasuk penyelidikan internal oleh Propam dalam kasus tembak-menembak antar anggota polisi di Pondok Cabe. Langkah-langkah ini menunjukkan peningkatan intensitas patroli khusus dan koordinasi antar lembaga untuk menjamin keamanan dan ketertiban publik, khususnya dalam upaya pencegahan kejahatan transnasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Seorang penyintas serangan di gereja Ortodoks Yunani di Karak menggambarkan detik-detik pelaku menodongkan senjata ke arahnya saat ibadah berlangsung, menyebabkan delapan tewas dan 40 luka-luka.
25 Oktober 2026

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Richard Lee menanggapi penangguhan penahanan dengan menyatakan tidak akan meladeni serangan lawan dengan logika semata, mengikuti nasihat guru dan sahabatnya.
25 Oktober 2026

DEN Bahas Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menko Hukum, HAM, dan Imigrasi Yusril Ihza Mahendra siap hadir dalam rapat DEN untuk membahas wacana perubahan definisi korupsi berbasis UNCAC.
25 Oktober 2026

Pengemudi BYD yang Tabrak Ojol di Jaksel Dinyatakan Bersih dari Narkoba
Hasil tes urine dan alkohol terhadap pengemudi BYD di Jaksel menunjukkan negatif, sementara korban mengalami patah kaki dan dirawat di rumah sakit.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

